Samakan Standar, Prodi Teknik Industri UBSI Perkuat Kualitas Pembelajaran Dosen
BSINews, Jakarta – Program Studi Teknik Industri Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) menggelar kegiatan Sosialisasi Persamaan Persepsi Proses Pembelajaran Semester Genap Tahun Akademik 2025/2026 pada Senin (6/4). Kegiatan ini dilaksanakan secara daring dan diikuti oleh seluruh dosen pengajar di lingkungan Prodi Teknik Industri.
UBSI sebagai Kampus Digital Kreatif terus berkomitmen meningkatkan mutu pembelajaran melalui berbagai kegiatan akademik yang terarah dan kolaboratif. Sosialisasi ini menjadi langkah strategis dalam menyamakan persepsi dosen terkait proses pembelajaran agar berjalan lebih efektif, terstruktur, dan sesuai standar akademik.
Sosialisasi jadi langkah strategis ciptakan proses belajar lebih efektif dan terarah
Kegiatan ini menghadirkan narasumber Eni Irfiani yang memaparkan berbagai aspek penting dalam proses pembelajaran. Materi yang disampaikan meliputi penerapan Project-Based Learning (PBL), perancangan aktivitas mahasiswa, tata cara pengisian berita acara pengajaran, serta pembahasan teknis pelaksanaan perkuliahan.
Dalam pemaparannya, Eni Irfiani menekankan pentingnya keselarasan dalam proses pembelajaran. “Persamaan persepsi antar dosen sangat penting agar mahasiswa mendapatkan pengalaman belajar yang konsisten, terarah, dan sesuai dengan capaian pembelajaran yang telah ditetapkan,” jelasnya dalam keterangan rilis Senin (6/4).
Baca juga: Estafet Kepemimpinan HIMAMA UBSI Kampus Kaliabang Resmi Berganti, Siap Ukir Dampak Baru
Sesi diskusi berlangsung interaktif dengan berbagai pertanyaan dan tanggapan dari para dosen. Salah satu pertanyaan disampaikan oleh Nurvi Oktiani yang menyoroti bentuk proyek yang tepat dalam skema pembelajaran PBL agar relevan dengan kebutuhan industri.
Diskusi tersebut menjadi ruang kolaboratif bagi dosen untuk saling bertukar ide dan pengalaman dalam merancang metode pembelajaran yang lebih aplikatif dan inovatif.
Di akhir kegiatan, Eni menyampaikan harapannya agar hasil sosialisasi ini dapat diimplementasikan secara konsisten. “Kami berharap seluruh dosen dapat menerapkan hasil diskusi ini dalam proses pembelajaran, sehingga kualitas perkuliahan semakin meningkat dan mampu mencetak lulusan yang siap menghadapi tantangan dunia industri,” tutupnya. (Niken)