Mahasiswa UBSI Asah Keterampilan Sitasi, Workshop Mendeley Bekali Penulisan Ilmiah Lebih Akurat
BSINews, Karawang – Mahasiswa semester akhir Program Studi Sistem Informasi Akuntansi Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) mengikuti workshop pengelolaan referensi menggunakan aplikasi Mendeley yang digelar secara daring pada Selasa (7/4). Kegiatan ini menjadi bekal penting bagi mahasiswa dalam menyusun karya ilmiah, khususnya tugas akhir.
UBSI sebagai Kampus Digital Kreatif terus mendorong peningkatan kompetensi akademik mahasiswa melalui pemanfaatan teknologi pendukung pembelajaran. Workshop ini diikuti mahasiswa semester VI bersama dosen pembimbing dari berbagai kampus UBSI, di antaranya Karawang, Bogor, Sukabumi, Tegal, Surakarta, dan Pontianak.
Pelatihan lintas kampus bantu mahasiswa semester akhir lebih siap susun tugas akhir berkualitas
Melalui kegiatan ini, peserta memperoleh pemahaman mengenai penggunaan Mendeley untuk mengelola sitasi dan daftar pustaka secara sistematis. Selain pemaparan materi, mahasiswa juga mengikuti sesi praktik langsung agar dapat menerapkan aplikasi tersebut dalam penyusunan karya ilmiah secara tepat.
Narasumber workshop, Candra Agustina, menjelaskan bahwa penguasaan aplikasi manajemen referensi menjadi keterampilan penting dalam penulisan akademik. “Penggunaan aplikasi seperti Mendeley membantu mahasiswa mengelola referensi secara lebih cepat dan akurat, sehingga dapat meningkatkan kualitas penulisan karya ilmiah,” ujarnya dalam keterangan rilis Selasa (7/4).
Ia menambahkan, keterampilan ini tidak hanya mempermudah proses sitasi, tetapi juga melatih mahasiswa agar lebih teliti dan terstruktur dalam menyusun penelitian.
Baca juga: Menuju Lulusan Unggul, Prodi SI UBSI Kampus Yogyakarta Satukan Persepsi Dosen Pembimbing
Sementara itu, Ketua Program Studi Sistem Informasi Akuntansi UBSI, Raja Sabaruddin, menekankan pentingnya pemanfaatan teknologi dalam mendukung proses akademik mahasiswa. Menurutnya, penggunaan aplikasi referensi digital dapat membantu mahasiswa bekerja lebih efisien dan sesuai standar ilmiah.
Kegiatan ini juga menjadi ruang diskusi interaktif antara mahasiswa dan dosen terkait kendala dalam penyusunan tugas akhir. Sejumlah peserta memanfaatkan kesempatan tersebut untuk berkonsultasi mengenai teknik sitasi dan pengelolaan referensi yang benar.
Di akhir kegiatan, Candra juga berharap workshop ini dapat memberikan manfaat nyata bagi mahasiswa. “Kami berharap mahasiswa semakin percaya diri dalam menyusun karya ilmiah, mampu memanfaatkan teknologi secara optimal, dan menghasilkan tugas akhir yang berkualitas sesuai kaidah akademik,” tutupnya.(Niken)