Perpustakaan UBSI Kampus Yogyakarta Dorong Pemanfaatan AI Inklusif dan Humanis Lewat Jali Pustaka

0 63

BSINews, Yogyakarta — Perpustakaan Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) kampus Yogyakarta turut ambil bagian dalam kegiatan Jali Pustaka (Jagongan Literasi dan Perpustakaan) sebagai upaya mendorong pemanfaatan kecerdasan buatan Artificial Intelligence (AI) yang inklusif dan humanis. Kegiatan yang diselenggarakan pada Senin (13/4) secara daring melalui Zoom, kegiatan ini merupakan kolaborasi antara Forum Perpustakaan Perguruan Tinggi Indonesia DIY dan Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah DIY. Webinar dimulai pukul 09.00 WIB dengan mengangkat tema “Inovasi AI dalam Mewujudkan Perpustakaan yang Berdampak, Inklusif, dan Humanis”.

Jali Pustaka Jadi Wadah Perpustakaan UBSI Kampus Yogyakarta Kembangkan AI yang Inklusif dan Humanis

Sebagai keynote speaker, Syam Ariyanti menekankan pentingnya adaptasi teknologi di lingkungan perpustakaan.

“Perpustakaan harus terus beradaptasi dengan perkembangan teknologi tanpa meninggalkan perannya sebagai penyedia layanan informasi yang inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat,” ujarnya dalam keterangan rilis yang diterima di Yogyakarta pada Kamis (16/4).

Dalam sesi materi, Ari Nugraha menjelaskan bahwa pemanfaatan AI dapat meningkatkan kualitas layanan perpustakaan digital.

“AI memungkinkan layanan yang lebih responsif dan personal, serta mampu menjangkau pengguna dengan berbagai kebutuhan, termasuk kelompok berkebutuhan khusus,” jelasnya.

Sementara itu, Labibah Zain menegaskan bahwa teknologi harus tetap berorientasi pada nilai kemanusiaan.

“Teknologi bukan tujuan akhir, melainkan alat untuk mendukung misi perpustakaan dalam mencerdaskan dan melayani masyarakat,” tegasnya.

Baca juga : Transformasi Digital Perpustakaan: Peran AI dalam Meningkatkan Layanan Informasi

Pada sesi penutup, para narasumber sepakat bahwa kehadiran AI tidak selalu menghadirkan sesuatu yang sepenuhnya baru, namun memberikan kemudahan bagi pustakawan dalam menciptakan layanan inklusif digital yang sebelumnya sulit diwujudkan.

Diskusi dipandu oleh Risty Prasetyawati sebagai moderator, dengan Isnianwati Prayitno sebagai pembawa acara.

Melalui partisipasi ini, Perpustakaan UBSI kampus Yogyakarta menegaskan komitmennya untuk terus berinovasi dalam pengembangan layanan berbasis teknologi sebagai bagian dari UBSI yang dikenal sebagai Kampus Digital Kreatif. Ke depan, perpustakaan diharapkan tidak hanya menghadirkan layanan yang modern dan canggih, tetapi juga mampu menjangkau seluruh lapisan masyarakat secara inklusif serta tetap berpusat pada kebutuhan pemustaka. (Indari)

Leave A Reply

Your email address will not be published.