Ngetik Profesional Sekaligus Jago Inggris, Remaja Kunciran Dibekali Skill Masa Depan
BSINews, Tangerang – Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) sebagai Kampus Digital Kreatif melalui Program Studi Teknologi Informasi Fakultas Teknik dan Informatika kembali menggelar kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PM). Kegiatan ini mengusung tema pelatihan pembuatan surat dalam Bahasa Inggris menggunakan aplikasi Microsoft Word yang dilaksanakan pada Minggu (12/4) di Gedung Posyandu Asri RW 04 Kelurahan Kunciran, Pinang, Kota Tangerang.
Pelatihan ini diikuti oleh remaja Karang Taruna setempat sebagai upaya membekali generasi muda dengan keterampilan yang relevan di era globalisasi dan digitalisasi. Di tengah perkembangan teknologi yang semakin pesat, kemampuan mengoperasikan aplikasi komputer serta penguasaan Bahasa Inggris menjadi dua kompetensi penting yang saling melengkapi.
Gabungkan kemampuan digital dan bahasa global, UBSI latih generasi muda lebih siap bersaing
Kegiatan ini dipimpin oleh Sukmono Bayu A sebagai ketua pelaksana, dengan melibatkan dosen Indah Puspitorini dan Nur Aini Setyawati, serta dukungan mahasiswa. Materi pelatihan dirancang secara praktis dan aplikatif, mulai dari pengenalan format surat resmi dalam Bahasa Inggris hingga teknik penulisan menggunakan Microsoft Word yang baik dan benar.
Baca juga: Dari Dapur ke Digital: Ibu PKK Cibubur Belajar Jualan Lewat TikTok Bareng UBSI
Dalam pelaksanaannya, peserta tidak hanya mendapatkan pemahaman teori, tetapi juga praktik langsung membuat surat berbahasa Inggris. Hal ini bertujuan agar peserta lebih mudah memahami sekaligus mampu mengaplikasikan keterampilan tersebut dalam kehidupan sehari-hari, baik untuk kebutuhan pendidikan maupun dunia kerja.
Ketua pelaksana, Sukmono Bayu A, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kontribusi nyata kampus dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di masyarakat.
“Melalui pelatihan ini, kami ingin memberikan bekal keterampilan yang bermanfaat bagi peserta, baik dalam penguasaan aplikasi komputer maupun kemampuan Bahasa Inggris yang sangat dibutuhkan di era global,” ujarnya dalam keterangan rilis Minggu (12/4).
Peserta terlihat antusias mengikuti setiap sesi yang diberikan. Mereka aktif bertanya dan mencoba langsung materi yang disampaikan, sehingga suasana pelatihan berlangsung interaktif dan menyenangkan.
Menutup kegiatan, Sukmono juga menyampaikan harapannya agar pelatihan ini dapat memberikan dampak jangka panjang bagi peserta.
“Kami berharap para peserta dapat terus mengembangkan kemampuan yang telah dipelajari, sehingga keterampilan ini dapat menjadi bekal penting untuk melanjutkan pendidikan maupun memasuki dunia kerja,” tutupnya. (Niken)