Awas Bahaya Internet! Dosen UBSI Ajak Siswa Depok Jadi Pahlawan Digital
BSINews, Depok–Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) yang dikenal sebagai Kampus Digital Kreatif menggelar kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat sebagai bagian dari implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi. Kegiatan ini berlangsung pada Minggu (19/4) dengan mengusung tema Pelatihan Etika dan Keamanan Internet bagi siswa/i Pencak Silat Walet Puti Depok.
Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh pesatnya perkembangan teknologi digital yang turut memengaruhi kehidupan pelajar sekolah dasar, khususnya dalam hal etika dan keamanan berinternet. Minimnya pemahaman terkait keamanan digital dinilai berpotensi menimbulkan berbagai risiko, seperti kebocoran data pribadi, paparan konten negatif, cyberbullying, hingga ancaman predator online dan kecanduan penggunaan gawai.
Baca juga: Perkuat Tata Kelola Organisasi, Dosen UBSI Gelar Pelatihan untuk LAZIZMU Kayu Manis Tengah
Dosen UBSI Ajak Siswa Depok Jadi Pahlawan Digital
Melalui pelatihan ini, para peserta diberikan pemahaman dasar mengenai pentingnya menjaga privasi, berhati-hati saat mengakses tautan, mewaspadai interaksi dengan orang asing di dunia maya, serta menerapkan sikap sopan dan bertanggung jawab di media sosial. Selain itu, peserta juga diajarkan untuk membatasi waktu penggunaan internet serta berani melapor kepada orang tua atau orang dewasa jika menemukan hal mencurigakan.
Tutor kegiatan, Felix Wuryo Handono, menjelaskan bahwa metode pembelajaran dikemas secara interaktif agar mudah dipahami oleh anak-anak.
“Kami menghadirkan pendekatan edukatif melalui permainan ‘Super Hero Internet’ agar peserta dapat memahami konsep keamanan digital dengan cara yang menyenangkan. Harapannya, mereka tidak hanya paham, tetapi juga mampu menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.
Dalam sesi tersebut, peserta diajak menjawab berbagai pertanyaan seputar aktivitas digital untuk menentukan apakah tindakan tersebut aman atau tidak, sehingga mereka dapat menjadi “Pahlawan Internet” yang cerdas dan waspada.
Baca juga: Dosen UBSI Dorong KWT Seruni Cibinong Lebih Mandiri Lewat Pelatihan Kepemimpinan
Sementara itu, Ketua Pelaksana kegiatan, Indra Chaidir, menegaskan pentingnya edukasi digital sejak usia dini.
“Kegiatan ini menjadi langkah nyata dalam membekali generasi muda dengan literasi digital yang tepat. Kami berharap para siswa tidak hanya kuat secara fisik melalui pencak silat, tetapi juga memiliki ketahanan diri di dunia digital,” katanya dalam rilis yang diterima, pada Selasa (21/4).
Melalui kegiatan ini, Universitas BSI berharap siswa/i Pencak Silat Walet Puti Depok mampu menjadi generasi yang bijak, cerdas, dan bertanggung jawab dalam memanfaatkan teknologi. Di era digital saat ini, menjaga diri tidak hanya dilakukan di dunia nyata, tetapi juga di dunia maya.