Bangun Generasi Kritis, Mahasiswa UBSI Edukasi Demokrasi di SMPN 41 Bekasi

0 20

BSINews, BekasiUniversitas Bina Sarana Informatika (UBSI) sebagai Kampus Digital Kreatif, UBSI Kampus Bekasi menggelar kegiatan pengabdian kepada masyarakat melalui sosialisasi demokrasi Indonesia di SMP Negeri 41 Kota Bekasi, Bojong Menteng, Kecamatan Rawalumbu. Kegiatan yang berlangsung pada Jumat (10/4) ini bertujuan meningkatkan pemahaman siswa terhadap nilai-nilai demokrasi dalam kehidupan sehari-hari.

Tanamkan nilai partisipasi, toleransi, dan penghargaan sejak dini di lingkungan sekolah

Sosialisasi ini dilatarbelakangi oleh masih terbatasnya pemahaman peserta didik mengenai prinsip-prinsip demokrasi serta penerapannya di lingkungan sekolah. Melalui kegiatan ini, siswa diharapkan mampu membangun sikap partisipatif, menjunjung tinggi toleransi, serta menghargai perbedaan sebagai bagian dari kehidupan bermasyarakat.

Dalam pelaksanaannya, kegiatan dikemas secara edukatif dan interaktif melalui penyuluhan, diskusi, serta sesi tanya jawab yang melibatkan partisipasi aktif siswa. Selain itu, penggunaan media visual turut membantu penyampaian materi agar lebih mudah dipahami sesuai dengan karakteristik peserta didik tingkat sekolah menengah pertama. Suasana kegiatan berlangsung dinamis, di mana siswa terlihat antusias dalam mengikuti setiap sesi yang diberikan.

Baca juga: Perkuat Sinergi Organisasi, UBSI Latih Komunikasi Efektif Fatayat NU Periuk

Salah satu anggota tim, Muhammad Farras Hazim, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi langkah awal dalam membentuk karakter generasi muda yang sadar akan pentingnya nilai demokrasi.

“Kami ingin siswa tidak hanya memahami konsep demokrasi secara teori, tetapi juga mampu menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari, seperti saling menghargai, berdiskusi, dan mengambil keputusan bersama,” ujarnya dalam keterangan rilis Jumat (10/4).

Pihak sekolah menyambut baik kegiatan ini karena dinilai memberikan manfaat nyata dalam mendukung pembelajaran karakter di lingkungan sekolah. Materi yang disampaikan juga relevan dengan kebutuhan siswa dalam menghadapi dinamika sosial yang semakin kompleks.

Di akhir kegiatan, Farras juga menyampaikan harapannya agar kegiatan serupa dapat terus dilakukan secara berkelanjutan.

“Kami berharap kegiatan ini dapat menjadi awal bagi siswa untuk lebih memahami dan mengamalkan nilai demokrasi, serta mampu menciptakan lingkungan sekolah yang inklusif, adil, dan berkarakter,” tutupnya. (Niken)

Leave A Reply

Your email address will not be published.