Bukan Sekadar Ujian, Prodi Teknik Industri Matangkan Strategi Evaluasi Mahasiswa

0 15

BSINews, JakartaUniversitas Bina Sarana Informatika (UBSI) sebagai Kampus Digital Kreatif melalui Program Studi Teknik Industri menggelar kegiatan persiapan soal Ujian Tengah Semester (UTS) pada senin (27/4) di ruang rapat UBSI Kampus Kramat. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh staf akademik sebagai bagian dari upaya menjaga kualitas evaluasi pembelajaran yang terstandar dan berbasis kompetensi.

Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam siklus akademik yang bertujuan memastikan setiap instrumen evaluasi, khususnya soal UTS, disusun secara sistematis, terukur, dan sesuai dengan kurikulum yang berlaku. Dalam prosesnya, para dosen terlibat aktif mulai dari penyusunan, peninjauan, hingga validasi soal agar mampu mengukur kemampuan mahasiswa secara komprehensif.

Tidak hanya menguji pemahaman teoritis, soal yang disusun juga diarahkan untuk mengasah kemampuan analisis, sintesis, serta penerapan konsep dalam konteks keilmuan Teknik Industri. Hal ini menjadi langkah strategis dalam menciptakan lulusan yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga adaptif terhadap kebutuhan industri.

Ketua Program Studi Teknik Industri, Miwan Kurniawan Hidayat, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian penting dalam menjaga kualitas pembelajaran.
“Kami ingin memastikan bahwa setiap soal yang diberikan benar-benar mampu mengukur capaian kompetensi mahasiswa secara menyeluruh,” ujarnya dalam keterangan rilis Senin (27/4).

Baca juga: Seru dan Penuh Energi, HIMAMA Satukan Mahasiswa Lewat Energy Vision 2026

Selain itu, salah satu narasumber dalam kegiatan tersebut juga menegaskan pentingnya proses ini sebagai bentuk komitmen mutu pendidikan.
“Kegiatan ini bukan sekadar rutinitas administratif, tetapi bagian dari upaya memastikan kualitas evaluasi yang benar-benar mencerminkan capaian pembelajaran mahasiswa,” jelasnya.

Kegiatan ini juga menjadi ruang diskusi bagi para dosen untuk saling berbagi pengalaman serta menyelaraskan metode evaluasi pembelajaran. Diskusi yang berlangsung mencakup berbagai aspek, mulai dari teknis penyusunan soal hingga refleksi terhadap proses pembelajaran yang telah berjalan selama setengah semester.

Partisipasi aktif seluruh staf akademik menunjukkan adanya semangat kolaboratif yang kuat dalam lingkungan Program Studi Teknik Industri. Hal ini menjadi modal penting dalam menciptakan sistem pembelajaran yang berkualitas dan berkelanjutan.

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, Program Studi Teknik Industri UBSI terus menegaskan komitmennya dalam melakukan perbaikan berkelanjutan (continuous improvement), guna menghadirkan proses pembelajaran yang relevan, adaptif, dan mampu menjawab tantangan dunia pendidikan tinggi yang semakin dinamis. (Niken)

Leave A Reply

Your email address will not be published.