Belajar Inggris Makin Mudah! UBSI Latih Kader PKK Depok Pakai ChatGPT
BSINews, Depok – Dosen Bahasa Inggris Program Studi Sistem Informasi Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) sebagai Kampus Digital Kreatif sukses melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Semester Genap Tahun Akademik 2025–2026 di Aula PKK Kelurahan Abadijaya, Depok, Sabtu (2/5). Kegiatan ini mengusung tema “Pelatihan Keterampilan Bahasa Inggris di Era Digital melalui Pemanfaatan Aplikasi ChatGPT bagi Kader PKK”.
Peserta kegiatan merupakan ibu-ibu kader PKK Kelurahan Abadijaya yang tampak antusias mengikuti pelatihan. Dalam kegiatan ini, peserta diajak untuk belajar dan mempraktikkan percakapan Bahasa Inggris dengan memanfaatkan teknologi berbasis kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI), yakni ChatGPT.
Pemanfaatan AI bantu ibu-ibu PKK tingkatkan kemampuan komunikasi di era digital
Kegiatan ini diketuai oleh Jimmi dengan tim dosen yang terdiri dari Delis Meta Tiana, Retno Rahayuningsih, dan Rahmi Aulia Nurdini. Selain itu, mahasiswa UBSI seperti Fajria Khodijah Achmad, Shafira El Firdausi, dan Sri Wahyuni turut berperan aktif dalam mendampingi peserta selama pelatihan berlangsung.
Dalam pelaksanaannya, peserta diberikan pemahaman mengenai penggunaan ChatGPT sebagai media pembelajaran Bahasa Inggris yang mudah, fleksibel, dan interaktif. Peserta juga langsung mempraktikkan dialog sederhana sehingga dapat merasakan pengalaman belajar yang lebih aplikatif.
Baca juga: Waspada Penipuan Online! Mahasiswa UBSI Kampus Sukabumi Edukasi Jamaah Majelis Ta’lim
Ketua pelaksana, Jimmi, menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan komunikasi sekaligus mengenalkan pemanfaatan teknologi digital secara positif.
“Melalui pelatihan ini, kami berharap para kader PKK tidak hanya memiliki keberanian untuk berbicara Bahasa Inggris, tetapi juga mampu memanfaatkan teknologi seperti ChatGPT sebagai sarana belajar mandiri yang praktis dan bermanfaat,” ujarnya dalam keterangan rilis Sabtu (2/5).
Sementara itu, dosen pengajar Delis Meta Tiana menambahkan bahwa teknologi dapat menjadi pendukung pembelajaran yang efektif di era digital. Ia menuturkan,
“Dengan memanfaatkan ChatGPT, peserta dapat berlatih percakapan Bahasa Inggris kapan saja dan di mana saja, sehingga proses belajar menjadi lebih fleksibel, interaktif, dan sesuai dengan kebutuhan sehari-hari,” tuturnya.
Kegiatan berlangsung secara interaktif dengan sesi praktik dan diskusi yang aktif. Para peserta terlihat percaya diri mencoba percakapan sederhana dan saling berdiskusi mengenai penggunaan teknologi tersebut.
Melalui kegiatan ini, UBSI terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung peningkatan literasi digital dan kemampuan komunikasi masyarakat melalui program pengabdian yang relevan dengan perkembangan zaman. (Niken)