Bangun Mindset Kerja Sejak Dini, Mahasiswa UBSI Edukasi Pentingnya SDM di SMK Attaqwa
BSINews, Bekasi – Mahasiswa Program Studi Manajemen Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) sebagai Kampus Digital Kreatif menggelar kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) di SMK Attaqwa 01 Tarumajaya, Selasa (21/4). Kegiatan ini mengusung tema pentingnya Sumber Daya Manusia (SDM) dalam dunia kerja sebagai bekal siswa menghadapi masa depan.
SMK Attaqwa 01 Tarumajaya dikenal memiliki siswa yang aktif dan bersemangat, baik dalam bidang akademik maupun vokasional. Namun, berdasarkan hasil observasi awal, masih diperlukan penguatan pemahaman terkait peran SDM, khususnya dalam membangun karakter, etika, dan kesiapan kerja.
Lewat pendekatan interaktif, siswa diajak pahami peran SDM dalam dunia kerja
Melihat kondisi tersebut, tim mahasiswa UBSI yang terdiri dari sembilan orang menghadirkan kegiatan sosialisasi dengan metode presentasi interaktif. Kegiatan berlangsung selama 1,5 jam dengan melibatkan 20 siswa yang mengikuti sesi dengan antusias.
Ketua pelaksana, Yunita Khaerunisa, menyampaikan bahwa kegiatan ini dirancang agar siswa tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu mengaitkannya dengan kehidupan nyata.
“Kami ingin siswa memahami bahwa keberhasilan di dunia kerja tidak hanya ditentukan oleh keterampilan teknis, tetapi juga oleh sikap, etika, dan kemampuan bekerja sama,” ujarnya dalam keterangan rilis Selasa (21/4).
Materi yang disampaikan mencakup pentingnya pengelolaan SDM, nilai-nilai etika dalam bekerja, serta contoh penerapan dalam kehidupan sehari-hari. Untuk menarik minat peserta, tim juga menggunakan media pembelajaran seperti poster interaktif yang relevan dengan gaya belajar generasi muda.
Baca juga: Santri Jangan Ketinggalan! UBSI Kampus Pontianak Kenalkan AI dan Tren Digital Masa Kini
Selama kegiatan berlangsung, siswa menunjukkan partisipasi aktif, terutama dalam sesi diskusi dan tanya jawab. Salah satu peserta yaitu Nada mengaku mendapatkan wawasan baru dari kegiatan ini.
“Kegiatan ini membuat saya lebih paham bahwa dunia kerja tidak hanya soal kemampuan, tetapi juga sikap dan tanggung jawab,” ujarnya.
Pihak sekolah juga menyambut baik kegiatan ini karena dinilai mampu memberikan pemahaman yang lebih kontekstual bagi siswa. Kolaborasi antara mahasiswa dan sekolah diharapkan dapat terus berlanjut sebagai bagian dari penguatan karakter pelajar.
Secara keseluruhan, kegiatan berjalan lancar tanpa kendala berarti. Antusiasme peserta yang tinggi bahkan membuat sesi diskusi terasa kurang panjang, menjadi catatan untuk pelaksanaan kegiatan berikutnya.
Di akhir kegiatan, Yunita juga menyampaikan harapanya agar program ini dapat memberikan dampak berkelanjutan bagi generasi muda.
“Harapan kami, kegiatan ini bisa menjadi langkah awal dalam membentuk generasi yang siap kerja, berkarakter, dan mampu bersaing di masa depan,” tuturnya. (Niken)