Dosen UBSI Ajarkan Anak Asuh Panti Assomadiyyah Kelola Keuangan Lewat Smart Saving Gold
BSINews, Tangerang – Di tengah kebiasaan masyarakat yang masih menganggap menabung sekadar menyimpan uang di dompet atau rekening, edukasi tentang investasi jangka panjang perlahan mulai masuk ke ruang-ruang yang selama ini jarang disentuh.
Salah satunya Pengabdian Masyarakat (PM) yang diadakan oleh sekumpulan dosen Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) melalui sosialisasi Smart Saving Gold yang digelar di Panti Asuhan Assomadiyyah pada Minggu (10/5).
Baca juga: UBSI Latih UMKM Desa Ragajaya Susun Laporan Keuangan Lewat Handphone
Kegiatan yang berlangsung di Jalan Raya Cadas Baru Kampung Karet RT 05 RW 01, Kecamatan Sepatan, Tangerang itu menjadi bagian dari program PM yang bertujuan memperkenalkan pengelolaan keuangan secara lebih bijak melalui konsep Smart Saving Gold. Dalam konsep ini, uang rupiah yang ditabung secara bertahap dikonversi menjadi emas sebagai bentuk investasi yang dinilai lebih aman dan tahan terhadap inflasi.
Program tersebut dipimpin oleh Nurhadi selaku ketua pelaksana PM UBSI yang menilai literasi keuangan perlu dikenalkan sejak dini, termasuk kepada anak-anak asuh di panti asuhan.
Menurut Nurhadi, Smart Saving Gold bukan hanya tentang memiliki logam mulia, tetapi juga membangun kebiasaan mengelola keuangan dengan lebih terencana. Ia menjelaskan bahwa tabungan emas dapat menjadi bentuk perlindungan nilai aset sekaligus peluang modal usaha di masa depan.
Dalam sesi edukasi yang dilakukan sekumpulan dosen UBSI, peserta dikenalkan pada konsep menabung emas secara bertahap, mulai dari gramasi kecil hingga nantinya dapat dicetak menjadi logam mulia. Selain itu, peserta juga diberikan pemahaman bahwa emas dapat dimanfaatkan sebagai jaminan untuk memperoleh modal usaha secara lebih cepat dan efisien ketika dibutuhkan.
Diskusi berlangsung interaktif. Anak-anak asuh tampak aktif mengajukan pertanyaan mengenai cara kerja tabungan emas, manfaat investasi, hingga bagaimana menjaga konsistensi menabung di tengah kebutuhan sehari-hari.
Baca juga: Bekali Literasi Keuangan Sejak Dini, UBSI Latih Remaja Panti Rawasari
Antusiasme peserta menjadi gambaran bahwa literasi keuangan masih sangat dibutuhkan, terutama di lingkungan yang memiliki keterbatasan akses terhadap edukasi investasi modern. Melalui kegiatan PM ini, Smart Saving Gold diharapkan tidak hanya menjadi pemahaman baru tentang menabung, tetapi juga langkah awal membangun kemandirian ekonomi sejak usia dini.
Bagi kamu yang ingin mengembangkan kemampuan di bidang bisnis, keuangan, dan teknologi bersama kampus yang dekat dengan dunia industri, informasi pendaftaran mahasiswa baru UBSI dapat diakses melalui https://pmbubsi.id.