Dosen UBSI Latih UMKM Cikoko Manfaatkan AI untuk Bikin Logo, Flyer, dan Konten Promosi

0 1

BSINews, Jakarta – Di era digital, pelaku UMKM tidak cukup hanya punya produk yang enak, bagus, atau dibutuhkan warga sekitar. Produk itu juga harus bisa “bersuara” di ruang digital. Mulai dari logo, flyer, video pendek, sampai konten media sosial, semuanya kini ikut menentukan apakah sebuah usaha bisa dilirik calon pembeli atau hanya tenggelam di antara ramainya linimasa.

Melihat kebutuhan tersebut, dosen Fakultas Teknologi Informasi Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) melaksanakan kegiatan Pengabdian Masyarakat (PM) berupa pelatihan pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) sebagai sarana pendukung pembuatan konten kreatif dan inovatif bagi warga UMKM Cikoko RT 007. Kegiatan ini berlangsung di Aula RT 007 Kelurahan Cikoko, Kecamatan Pancoran, Jakarta Selatan pada Minggu (10/5).

Baca juga: AI Makin Canggih, UBSI Kampus Margonda Ajak Generasi Muda Peduli Kesehatan Mental

Pelatihan ini diawali dengan sambutan dari ketua pelaksana PM UBSI dan Ketua RT 007 Cikoko, kemudian dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh tim tutor yang terdiri dari Wisti Dwi Septiani, Rahayu Swastika, dan Daniel. Kegiatan ini juga melibatkan mahasiswa UBSI, yakni Ruth Ivanovichts Parinussa dan Ahmad Rizeki.

Ketua pelaksana PM UBSI, Rahayu, menjelaskan bahwa pelatihan ini bertujuan membantu warga UMKM memahami cara memanfaatkan teknologi AI untuk mendukung aktivitas digital marketing. Peserta diperkenalkan pada penggunaan Gemini, ChatGPT, Canva, dan CapCut untuk membuat logo, flyer, serta konten media sosial yang lebih menarik dan mudah diproduksi.

Melalui pelatihan ini, warga tidak hanya dikenalkan pada teori pemanfaatan AI, tetapi juga langsung praktik membuat materi promosi untuk usaha masing-masing. Pendekatan ini dipilih agar peserta bisa merasakan langsung bahwa teknologi tidak harus selalu rumit atau menakutkan. Dengan arahan yang tepat, AI justru bisa menjadi “asisten kreatif” yang membantu UMKM bekerja lebih cepat.

Ketua RT 007 Kelurahan Cikoko menyambut baik kegiatan tersebut. Menurutnya, pelatihan ini sangat relevan dengan kebutuhan warga yang memiliki usaha rumahan maupun UMKM.

“Pelatihan pembuatan logo dan flyer menggunakan AI Gemini dan ChatGPT sangat bagus untuk membantu UMKM mempromosikan usahanya agar menjadi lebih menarik. Semoga ilmu ini dapat dimanfaatkan oleh warga UMKM Cikoko untuk menjalankan bisnisnya,” ujarnya.

Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan berlangsung. Para warga mencoba membuat desain promosi sesuai jenis usaha masing-masing. Bahkan, panitia memberikan doorprize kepada tiga peserta dengan hasil desain flyer terbaik.

Tiga peserta yang mendapatkan apresiasi tersebut adalah Sakira yang membuat flyer Toko Ice Cream, Ahmad yang membuat flyer dan logo untuk Toko Burger, serta Idah yang membuat flyer Nasi Kebuli Yasalam menggunakan Gemini.

Menariknya, desain tersebut berhasil diselesaikan hanya dalam waktu sekitar lima menit. Bukti kecil bahwa teknologi, kalau dikenalkan dengan cara yang tepat, bisa langsung terasa manfaatnya.

Sakira, salah satu peserta pelatihan, mengaku senang bisa mengikuti kegiatan tersebut. Baginya, pelatihan ini membuka wawasan baru tentang pemanfaatan AI dalam kegiatan promosi usaha.

“Pelatihan ini sangat bermanfaat. Saya senang selama mengikuti pelatihan dan jadi punya banyak ilmu tentang AI,” ucap Sakira, Minggu (10/5).

Warga RT 007 Cikoko turut menyampaikan terima kasih kepada UBSI atas pelatihan yang diberikan. Ketua RT 007 berharap kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut karena sangat membantu warga UMKM dalam memahami dan memanfaatkan teknologi digital untuk kebutuhan usaha.

Baca juga: Siap Hadapi Era AI? UBSI Kampus Margonda Gelar Seminar Mental Health untuk Generasi Masa Depan

Melalui kegiatan ini, UBSI sebagai Kampus Digital Kreatif kembali menunjukkan komitmennya dalam menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam bidang pengabdian kepada masyarakat. Pelatihan ini menjadi contoh nyata bahwa teknologi AI tidak hanya milik perusahaan besar atau pekerja teknologi, tetapi juga bisa dimanfaatkan oleh pelaku UMKM di tingkat warga.

Karena hari ini, promosi usaha tidak lagi harus mahal. Kadang, cukup dimulai dari keberanian mencoba satu prompt, satu desain, dan satu konten pertama yang akhirnya membuat usaha kecil terlihat lebih profesional di mata pelanggan.

Leave A Reply

Your email address will not be published.