Bicara Tenang, Dagangan Menang! Dosen UBSI Latih Ibu PKK Kuasai Public Speaking Digital
BSINews, Jakarta – Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) sebagai Kampus Digital Kreatif, dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis UBSI menggelar kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PM) bersama Kelompok PKK RW 02 Kelurahan Cibubur, Kecamatan Ciracas, pada Sabtu (9/5). Kegiatan yang berlangsung secara tatap muka ini mengangkat tema “Strategi Sukses Terapkan Public Speaking dalam Pemasaran Digital”.
Kegiatan ini menjadi bagian dari pelaksanaan tridarma perguruan tinggi sekaligus upaya meningkatkan kemampuan komunikasi masyarakat, khususnya dalam memanfaatkan platform digital untuk kegiatan promosi dan pemasaran. Peserta diberikan pelatihan mengenai teknik dasar public speaking, cara membangun rasa percaya diri, hingga strategi menyampaikan pesan persuasif melalui media virtual seperti live media sosial, webinar, maupun video promosi.
Pelatihan di Cibubur ajarkan teknik komunikasi persuasif agar promosi produk lebih percaya diri dan menarik di media digital
Ketua pelaksana kegiatan, Ratna Kartika Sari, menjelaskan bahwa kemampuan berbicara di depan publik kini menjadi salah satu keterampilan penting di era digital. Menurutnya, pelaku usaha maupun anggota PKK perlu memahami cara menyampaikan pesan secara efektif agar produk atau ide yang dipromosikan lebih mudah diterima masyarakat.
Dalam sambutannya, Djuju Djubaedah selaku Ketua Kelompok PKK RW 02 Kelurahan Cibubur menyambut positif kegiatan tersebut karena dinilai sangat relevan dengan kebutuhan masyarakat saat ini.
“Kegiatan seperti ini sangat bermanfaat bagi ibu-ibu PKK karena kami jadi lebih memahami cara berbicara yang baik dan percaya diri saat mempromosikan produk di media sosial maupun di depan publik,” ujarnya dalam keterangan rilis Sabtu (9/5).
Baca juga: Anak-anak Asrama Belajar Kenali Emosi, Seminar Edukatif Ini Jadi Ruang Tumbuh Karakter Positif
Selama pelatihan berlangsung, peserta juga diajak memahami berbagai kendala yang sering muncul saat berbicara di depan kamera maupun di hadapan banyak orang. Materi mengenai pengendalian emosi, penyusunan struktur presentasi, hingga cara mengatasi demam panggung menjadi bagian penting dalam sesi pelatihan tersebut.
Suasana kegiatan berlangsung interaktif dengan banyaknya peserta yang aktif bertanya dan berdiskusi mengenai pengalaman mereka saat melakukan promosi produk secara digital. Peserta juga diberikan simulasi sederhana agar lebih terbiasa berbicara dengan percaya diri di depan audiens.
Di akhir kegiatan, Ratna Kartika Sari berharap pelatihan ini dapat membantu masyarakat lebih siap menghadapi perkembangan pemasaran digital.
“Kami berharap pelatihan ini dapat meningkatkan kemampuan komunikasi masyarakat sehingga mereka lebih percaya diri memanfaatkan media digital untuk mengembangkan usaha maupun menyampaikan ide secara efektif,” tuturnya.
Melalui kegiatan ini, UBSI terus menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan program pengabdian masyarakat yang adaptif dan relevan dengan kebutuhan masyarakat di era digital.(Niken)