Perkuat Pemahaman Legalitas Penggalangan Dana, BEM UBSI Kampus Pontianak Hadiri Rakor UGB dan PUB Kalbar

0 9

BSINews, Pontianak — Pengawasan dan legalitas kegiatan penggalangan dana menjadi perhatian dalam rapat koordinasi dan sinkronisasi penerbitan izin Undian Gratis Berhadiah (UGB) serta Pengumpulan Uang atau Barang (PUB) tingkat Provinsi Kalimantan Barat yang digelar di Aula Dinas Sosial Provinsi Kalimantan Barat, Kamis (7/5). Dalam kegiatan tersebut, Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) kampus Pontianak turut hadir bersama berbagai unsur lainnya.

Rapat koordinasi ini diikuti oleh ketua BEM dari sejumlah kampus di Kalimantan Barat, pelaku usaha, Lembaga Sosial Kemanusiaan Masyarakat (LSKM), hingga instansi pemerintah daerah. Kehadiran BEM UBSI Kampus Pontianak menjadi bagian dari keterlibatan mahasiswa dalam memahami regulasi serta pengawasan terhadap kegiatan penggalangan dana di masyarakat.

Pemerintah Tekankan Pentingnya Legalitas dan Pengawasan

Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan pemaparan materi mengenai aturan dan pengawasan kegiatan PUB dan UGB yang disampaikan oleh Syf Welly dari Satpol PP serta Dr. Mustofa Luthfi dari Dinas Sosial Provinsi Kalimantan Barat.

Melalui materi yang disampaikan, pemerintah menegaskan bahwa regulasi terkait penggalangan dana terus disesuaikan dengan perkembangan teknologi dan penerapan ketentuan dalam KUHP terbaru. Penyesuaian tersebut dilakukan agar pengawasan kegiatan pengumpulan dana dapat berjalan lebih efektif, adaptif, dan tetap mengedepankan pendekatan humanis.

Peserta juga diingatkan bahwa setiap kegiatan pengumpulan uang maupun barang wajib memiliki izin resmi dari instansi berwenang serta laporan pertanggungjawaban sebagai bentuk transparansi kepada masyarakat.

Baca juga: BEM UBSI Kampus Pontianak Perkuat Pemahaman HAM Generasi Muda Melalui Sosialisasi RANHAM

Mahasiswa Didorong Ikut Mengedukasi Masyarakat

Ramliadi yang hadir mewakili BEM UBSI kampus Pontianak menilai kegiatan tersebut memberikan pemahaman baru terkait pentingnya legalitas dalam kegiatan penggalangan dana, terutama di tengah maraknya penggalangan dana melalui media sosial.

“Kegiatan ini membuka wawasan tentang bagaimana penggalangan dana harus dilakukan secara resmi dan bertanggung jawab. Mahasiswa juga punya peran penting untuk ikut mengedukasi masyarakat agar lebih waspada terhadap penggalangan dana ilegal,” ujarnya dalam rilis yang diterima pada Minggu (10/5).

Menurutnya, mahasiswa memiliki peran strategis dalam membantu menyebarkan informasi kepada masyarakat mengenai pentingnya transparansi dan kepatuhan terhadap aturan dalam setiap kegiatan sosial.

Melalui keikutsertaan dalam kegiatan ini, BEM UBSI kampus Pontianak diharapkan dapat terus mendorong kesadaran mahasiswa dan masyarakat terkait pentingnya legalitas, transparansi, dan akuntabilitas dalam kegiatan penggalangan dana, baik yang dilakukan secara langsung maupun melalui platform digital.

UBSI sebagai Kampus Digital Kreatif terus mendukung mahasiswa untuk aktif terlibat dalam kegiatan edukatif dan sosial sebagai bagian dari penguatan wawasan serta kontribusi nyata kepada masyarakat.(Tiara Sari)

Leave A Reply

Your email address will not be published.