Bangun Generasi Harmonis, Mahasiswa UBSI Kenalkan Nilai Toleransi kepada Siswa Sekolah Dasar
BSINews, Bogor – Mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi Fakultas Komunikasi dan Bahasa Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) melaksanakan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) bertema “Menanam Harmoni dalam Keberagaman: Edukasi Toleransi Antar Umat Beragama” di SDS Alam Mutiara, Bojonggede, Kabupaten Bogor pada Sabtu (30/4). Kegiatan yang berlangsung pukul 10.30 hingga 11.30 WIB ini diikuti siswa-siswi sekolah dasar dengan penuh antusias dan suasana interaktif.
UBSI sebagai Kampus Digital Kreatif terus mendorong mahasiswa untuk aktif memberikan edukasi positif kepada masyarakat melalui kegiatan pengabdian yang berfokus pada pembentukan karakter generasi muda. Melalui program ini, mahasiswa berupaya menanamkan nilai toleransi, empati, dan sikap saling menghormati kepada siswa sejak usia dini agar mampu hidup berdampingan secara harmonis di tengah keberagaman.
Edukasi Interaktif tentang Keberagaman dan Empati Digelar di SDS Alam Mutiara Bogor
Indonesia sebagai negara dengan keberagaman agama dan budaya memerlukan generasi muda yang memiliki pemahaman kuat mengenai pentingnya toleransi dalam kehidupan sehari-hari. Karena itu, kegiatan edukasi ini dikemas dengan pendekatan menarik melalui pemaparan materi, diskusi kelompok, simulasi empati, permainan edukatif, hingga refleksi bersama agar siswa lebih mudah memahami materi yang diberikan.
Baca juga: Tanamkan Nilai Islami Sejak Dini, Mahasiswa Gelar Edukasi Agama untuk Siswa MI Attaqwa
Materi yang disampaikan mencakup pengenalan enam agama resmi di Indonesia, pentingnya menghargai perbedaan keyakinan, serta nilai kemanusiaan universal yang dapat diterapkan dalam kehidupan sosial. Para siswa juga diajak memahami bahwa perbedaan bukan menjadi penghalang untuk saling menghormati dan bekerja sama.
Ketua pelaksana kegiatan, Izza Aqsha Kinarya Firmansyah, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan membangun kesadaran siswa mengenai pentingnya hidup rukun dalam keberagaman. “Kami berharap siswa tidak hanya memahami toleransi secara teori, tetapi juga mampu menerapkannya melalui sikap saling menghargai, empati, dan bijaksana saat berinteraksi dengan sesama,” ujarnya dalam keterangan rilis Sabtu (30/4).
Selama kegiatan berlangsung, siswa terlihat aktif mengikuti berbagai sesi yang diberikan. Mereka antusias menjawab pertanyaan, mengikuti permainan kelompok, dan berbagi pengalaman mengenai pentingnya menghargai teman yang memiliki perbedaan latar belakang maupun keyakinan.
Sementara itu, salah satu anggota tim publikasi kegiatan, Gito Ilfando, berharap edukasi seperti ini dapat memberikan dampak positif bagi pembentukan karakter siswa. “Kami ingin menanamkan bahwa keberagaman adalah kekuatan yang harus dijaga bersama melalui sikap saling menghormati dan peduli terhadap sesama,” ungkapnya.
Melalui kegiatan PKM ini, mahasiswa UBSI berharap siswa SDS Alam Mutiara dapat tumbuh menjadi generasi yang memiliki sikap toleran, terbuka terhadap perbedaan, serta mampu menciptakan lingkungan yang harmonis di sekolah maupun masyarakat. (Niken)