Antusiasme Siswa SMK Ekonomika Warnai Workshop Digital Kreatif UBSI

0 12

BSINews, Jakarta — Suasana berbeda terlihat di Aula Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Ekonomika saat puluhan siswa kelas XII mengikuti Workshop Digital Kreatif bersama Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) kampus Fatmawati pada Kamis (23/4). Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang pembelajaran, tetapi juga ruang eksplorasi keterampilan digital yang relevan dengan dunia kerja.

Sejak awal kegiatan, antusiasme peserta tampak dari keaktifan siswa dalam mengikuti setiap sesi, mulai dari pemaparan materi hingga praktik langsung.

Bekali Siswa Keterampilan Digital dan Kolaborasi

Kegiatan diawali dengan sambutan dari Kepala SMK Ekonomika, Sayuty Rachman, yang menekankan pentingnya penguasaan kompetensi digital sebagai bekal menghadapi dunia kerja. Dalam keterangannya, ia menyampaikan bahwa workshop ini menjadi bagian dari upaya sekolah dalam meningkatkan kesiapan lulusan.

“Penguasaan keterampilan digital menjadi kebutuhan penting bagi siswa saat ini. Melalui kegiatan seperti ini, kami berharap siswa dapat lebih siap menghadapi tantangan di dunia kerja,” ujarnya.

Workshop ini menghadirkan tiga narasumber yang membawakan materi aplikatif, yaitu Muhamad Tsabit dengan materi Power Communication, Ishak Kholil terkait pemanfaatan Google Workspace dan Project Management, serta Taat Kusparyono dengan materi Personal Branding.

Baca juga: “Capek Ngejar ‘Lebih’? Ini Cara Menemukan Sukses Tanpa Kehilangan Diri”

Praktik Langsung Jadi Daya Tarik Peserta

Tidak hanya berfokus pada teori, kegiatan ini juga diisi dengan praktik langsung penggunaan tools digital seperti Google Docs dan Google Sheets untuk mendukung kerja tim dan pengelolaan proyek sederhana. Hal ini membuat peserta lebih mudah memahami penerapan materi dalam situasi nyata.

Salah satu peserta, Risa, mengungkapkan bahwa kegiatan ini memberikan pengalaman baru dalam memahami dunia kerja digital.

“Workshop ini seru dan bermanfaat, saya jadi lebih paham bagaimana bekerja dalam tim dan menggunakan tools digital untuk menyelesaikan tugas,” ungkapnya.

Baca juga: BKOT UBSI Kampus Pontianak Kupas Tuntas Alur Kegiatan Akademik Mahasiswa dari Awal hingga Lulus

Hal senada juga disampaikan oleh peserta lainnya, Wisnu, yang merasa metode pembelajaran yang interaktif membuat materi lebih mudah dipahami.

“Materinya mudah dipahami dan langsung praktik, jadi kami bisa merasakan seperti bekerja dalam sebuah tim proyek,” ujarnya.

Sebagai bagian dari komitmen dalam mendukung pengembangan generasi muda, UBSI sebagai Kampus Digital Kreatif terus menghadirkan kegiatan edukatif yang menggabungkan teori dan praktik secara seimbang.

Melalui workshop ini, siswa diharapkan tidak hanya memiliki kemampuan teknis, tetapi juga keterampilan kolaborasi dan komunikasi yang dibutuhkan dalam dunia kerja digital.(Siti Hafizah)

Leave A Reply

Your email address will not be published.