Dosen UBSI Bekali Remaja Masjid Keterampilan English Hospitality dan Wisata Halal

0 6

BSINews, JakartaUniversitas Bina Sarana Informatika (UBSI) sebagai Kampus Digital Kreatif kembali melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat pada semester genap 2025/2026 melalui pelatihan bertema halal tourism and English for hospitality bagi remaja DKM Masjid Jami’ Al Muttaqin, Jakarta Pusat, pada Minggu (10/5).

Kegiatan yang digelar oleh dosen Fakultas Komunikasi dan Bahasa Program Studi Bahasa Inggris dan Sastra Inggris ini bertujuan meningkatkan kemampuan komunikasi bahasa Inggris yang relevan dengan dunia pelayanan wisata halal dan hospitality. Pelatihan diikuti remaja masjid dengan suasana interaktif dan penuh antusiasme.

Pelatihan Interaktif di DKM Masjid Jami’ Al Muttaqin Dorong Generasi Muda Siap Hadapi Industri Pariwisata Hala

Tim dosen yang terlibat dalam kegiatan ini terdiri dari Retno Dwigustini, Susilawati, dan Nurhasanah Halim. Sejumlah mahasiswa UBSI juga turut mendampingi peserta selama kegiatan berlangsung agar proses pembelajaran menjadi lebih menarik dan mudah dipahami.

Dalam pelatihan tersebut, peserta dikenalkan pada berbagai kosakata makanan dan minuman halal dalam bahasa Inggris yang umum digunakan di bidang pelayanan wisata. Tidak hanya teori, peserta juga diajak melakukan conversation practice terkait situasi hospitality, seperti menyambut tamu, menawarkan menu halal, hingga memberikan informasi sederhana kepada wisatawan menggunakan bahasa Inggris.

Baca juga: UBSI Kenalkan AI Bijak untuk Anak Panti, Dorong Generasi Melek Teknologi dan Etika Digital

Susilawati menjelaskan bahwa kemampuan komunikasi bahasa Inggris di bidang hospitality menjadi keterampilan penting bagi generasi muda saat ini. “Perkembangan wisata halal di Indonesia membuka peluang besar bagi anak muda untuk memiliki kemampuan komunikasi yang baik, terutama dalam melayani wisatawan secara profesional dan ramah,” ujarnya dalam keterangan rilis, Minggu (10/5).

Sementara itu, Retno Dwigustini berharap pelatihan tersebut dapat meningkatkan rasa percaya diri peserta dalam menggunakan bahasa Inggris sehari-hari. “Kami ingin peserta tidak hanya memahami kosakata hospitality, tetapi juga mampu mempraktikkannya secara langsung dalam kehidupan maupun dunia kerja di masa depan,” katanya.

Suasana pelatihan berlangsung aktif melalui sesi diskusi, praktik dialog, dan simulasi pelayanan tamu yang membuat peserta lebih mudah memahami materi. Antusiasme peserta terlihat ketika mereka mencoba mempraktikkan percakapan sederhana bersama tutor dan mahasiswa pendamping.

Melalui kegiatan ini, UBSI berharap remaja masjid dapat memiliki keterampilan bahasa Inggris yang aplikatif serta memahami pentingnya pelayanan ramah dalam mendukung perkembangan industri wisata halal di Indonesia. (Niken)

Leave A Reply

Your email address will not be published.