UBSI Kenalkan AI Bijak untuk Anak Panti, Dorong Generasi Melek Teknologi dan Etika Digital
BSINews, Tangerang – Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) sebagai Kampus Digital Kreatif kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan literasi digital masyarakat melalui kegiatan edukasi bertema “Peningkatan Literasi Responsible AI untuk Membangun Generasi Cerdas” di Panti Asuhan Yatim Piatu Assomadiyyah, Tangerang, pada Minggu (10/5).
Kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman kepada anak-anak dan remaja mengenai penggunaan Artificial Intelligence (AI) secara bijak, aman, dan bertanggung jawab. Peserta diperkenalkan pada berbagai penerapan AI dalam kehidupan sehari-hari, mulai dari mesin pencari, aplikasi pembelajaran, hingga media sosial dan platform digital lainnya.
Edukasi Responsible AI di Panti Asuhan Assomadiyyah Tangerang Berlangsung Interaktif dan Inspiratif
Materi disampaikan oleh dosen UBSI, Ahmad Jurnaidi Wahidin bersama tim dosen lainnya, yakni Daz Vholasky Anggraini, Yusuf Unggul Budiman, dan Miftah Faroq Santoso. Kegiatan ini juga melibatkan mahasiswa UBSI yang turut mendampingi peserta selama sesi berlangsung.
Dalam pemaparannya, Ahmad Jurnaidi Wahidin menjelaskan bahwa perkembangan AI harus diimbangi dengan pemahaman etika digital dan kemampuan berpikir kritis. “Teknologi AI dapat membantu proses belajar dan aktivitas sehari-hari, tetapi penggunaannya harus tetap disertai tanggung jawab serta kemampuan memilah informasi dengan bijak,” ujarnya dalam keterangan rilis, Minggu (10/5).
Suasana kegiatan berlangsung interaktif melalui sesi diskusi dan contoh penggunaan AI yang dekat dengan kehidupan peserta. Anak-anak terlihat antusias saat membahas bagaimana teknologi dapat dimanfaatkan secara positif tanpa mengabaikan keamanan data pribadi maupun etika bermedia digital.
Baca juga: HIMAIF Tempa Jiwa Kepemimpinan Mahasiswa Lewat LDK 2026 di Ragunan
Pengurus Panti Asuhan Yatim Piatu Assomadiyyah, Yuni Erlianingsih, turut mengapresiasi kegiatan tersebut. “Kami berharap kegiatan seperti ini dapat membuka wawasan anak-anak mengenai perkembangan teknologi sehingga mereka bisa memanfaatkannya untuk hal-hal positif dan pendidikan,” katanya.
Melalui kegiatan ini, UBSI berharap generasi muda mampu menjadi pengguna teknologi yang cerdas, kreatif, serta bertanggung jawab. Edukasi mengenai Responsible AI dinilai penting sebagai bekal bagi anak-anak dan remaja agar dapat beradaptasi dengan perkembangan digital tanpa meninggalkan nilai etika, keamanan, dan kepedulian sosial. (Niken)