Dosen UBSI Kampus Yogyakarta Latih Guru DIY Terapkan AI untuk Media Pembelajaran
BSINews, Yogyakarta – Dosen Program Studi Sistem Informasi Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) Kampus Yogyakarta menjadi narasumber dalam kegiatan Pelatihan Artificial Intelligence (AI) untuk pengembangan media pembelajaran yang diselenggarakan pada Senin (18/5) hingga Selasa (19/5). Kegiatan ini berlangsung di Gedung Menza, Badan Diklat Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta.
UBSI sebagai Kampus Digital Kreatif terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung peningkatan kompetensi digital tenaga pendidik. Pelatihan AI ini merupakan bagian dari program Corporate Social Responsibility (CSR) PT Telkom Indonesia yang bekerja sama dengan Joglo Foundation, Badan Diklat, serta Dinas Pendidikan Provinsi DIY.
100 Guru ASN Ikuti Pelatihan AI dan Sertifikasi Gemini Educator
Pelatihan yang telah memasuki batch 4 ini menghadirkan dosen-dosen Sistem Informasi UBSI Kampus Yogyakarta sebagai narasumber, yaitu Dr. Anik Andriani, Anastasia Meyliana, Eko Saputro, Eka Rahmawati, Noor Hasan, dan Sardiarinto. Sebanyak 100 guru ASN di lingkungan Provinsi DIY mengikuti kegiatan pelatihan yang berlangsung selama dua hari atau setara 16 jam pelajaran.
Peserta mendapatkan berbagai materi, mulai dari etika digital, implementasi AI dalam media pembelajaran, pembuatan multimedia berbasis AI, pelatihan microsite, hingga sertifikasi Gemini Educator. Selain itu, peserta juga dilatih membuat media pembelajaran interaktif berupa slide, video, audio, kuis, serta microsite untuk mengunggah hasil karya mereka.
Baca juga: Rahasia Publikasi Jurnal Lebih Cepat Dibongkar di Workshop AI UBSI Kampus Pontianak
Dr. Anik Andriani menyampaikan bahwa pemanfaatan AI dalam dunia pendidikan dapat membantu guru menciptakan pembelajaran yang lebih kreatif dan menarik. “Melalui pelatihan ini, guru-guru diharapkan mampu memanfaatkan teknologi AI secara bijak untuk mendukung proses belajar mengajar yang lebih interaktif dan inovatif,” ujarnya dalam keterangan rilis Selasa (19/5).
Sementara itu, Sardiarinto berharap pelatihan ini mampu meningkatkan kesiapan guru menghadapi transformasi digital di dunia pendidikan. “Kami berharap para peserta dapat menerapkan ilmu yang diperoleh selama pelatihan untuk menciptakan media pembelajaran yang adaptif dengan perkembangan teknologi saat ini,” ungkapnya.
Melalui kegiatan ini, UBSI Kampus Yogyakarta berharap kolaborasi antara perguruan tinggi, industri, dan pemerintah dapat terus terjalin dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan berbasis teknologi di Indonesia.(Niken)