HIMASA UBSI Kampus Sukabumi Gelar Study Club Mendeley, Dorong Mahasiswa Siap Hadapi Penulisan Ilmiah
BSINews, Sukabumi – Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) kampus Sukabumi sebagai Kampus Digital Kreatif terus mendorong peningkatan kompetensi akademik mahasiswa melalui berbagai kegiatan edukatif. Himpunan Mahasiswa Sistem Informasi Akuntansi (HIMASA) UBSI kampus Sukabumi menggelar kegiatan Study Club Mendeley bertema “Smart Research with Mendeley: Dari Riset Berantakan Jadi Rapi” pada Kamis (21/5) di Aula UBSI kampus B. Kegiatan ini bertujuan membantu mahasiswa memahami pengelolaan referensi akademik secara lebih praktis, terstruktur, dan relevan dengan kebutuhan penulisan ilmiah.
HIMASA UBSI Kampus Sukabumi Gelar Study Club Mendeley
Program Study Club HIMASA menjadi wadah pembelajaran di luar ruang perkuliahan untuk mendukung pengembangan kemampuan akademik mahasiswa. Dalam kegiatan ini, HIMASA menghadirkan Saela Nurusysyifa sebagai pemateri dengan moderator Ratu Zahra. Materi yang dibahas berfokus pada penggunaan Mendeley sebagai aplikasi manajemen referensi untuk mendukung penyusunan karya ilmiah.
Ketua pelaksana kegiatan, Revalina Nurmalia, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut dirancang untuk membantu mahasiswa memahami teknologi pendukung akademik agar proses penyusunan tugas maupun penelitian menjadi lebih efektif.
“Lewat kegiatan ini kita belajar bersama mengenai Mendeley. Harapannya, teman-teman dapat memahami sekaligus mempraktikkannya dalam penyusunan tugas maupun penelitian,” ujar Revalina dalam keterangan rilis di Sukabumi, Jumat (22/5).
Dalam pemaparannya, Saela Nurusysyifa menjelaskan bahwa Mendeley merupakan salah satu aplikasi yang banyak digunakan mahasiswa, peneliti, hingga akademisi untuk membantu pengelolaan referensi penelitian. Aplikasi tersebut mempermudah pengguna dalam menyusun sitasi dan daftar pustaka secara otomatis sehingga penulisan karya ilmiah menjadi lebih rapi dan efisien.
“Materi yang diberikan mencakup pengenalan dasar Mendeley, pengelolaan jurnal referensi, hingga praktik penggunaan sitasi otomatis pada dokumen penelitian. Penyampaian materi berlangsung secara interaktif sehingga peserta dapat memahami tahapan penggunaan aplikasi secara langsung,” jelasnya.
Salah satu peserta, Diah, mengaku kegiatan tersebut sangat membantu mahasiswa dalam memahami sistem manajemen referensi akademik. “Materinya mudah dipahami dan sangat membantu, terutama untuk mahasiswa yang sedang belajar menyusun karya ilmiah,” ungkapnya.
Ketua HIMASA, Iman Maulana Ripaldi, turut mengajak peserta untuk mengikuti kegiatan secara aktif karena Study Club dinilai menjadi program edukatif yang mampu meningkatkan wawasan akademik mahasiswa.
Baca juga : HIMASI UBSI Kampus Karawang Perkuat Keterampilan Koding Mahasiswa Baru Lewat Study Club
Kegiatan ini juga mendapat apresiasi dari Lis Saumi Ramdhani selaku staf Program Studi Sistem Informasi Akuntansi sekaligus perwakilan pembina HIMASA.
“Study Club Mendeley memiliki manfaat yang relevan dengan kebutuhan mahasiswa saat ini, khususnya dalam menghadapi penyusunan karya ilmiah dan penelitian akademik,” katanya.
Melalui kegiatan ini, ia berharap mahasiswa semakin siap menghadapi tantangan akademik sekaligus lebih memahami pemanfaatan teknologi digital dalam mendukung penelitian dan penulisan ilmiah di era modern. (Alisa)