Mahasiswa UBSI Ajak Siswa SDN Cibalongsari Terapkan Nilai Gotong Royong Lewat Aksi Nyata
BSINews, Karawang — Di tengah pentingnya penanaman nilai kebersamaan dan kepedulian sosial sejak usia dini, mahasiswa Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) kampus Karawang melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat di Sekolah Dasar Negeri (SDN) Cibalongsari IV, Karawang, pada (13/5). Kegiatan yang berlangsung di kelas 5C tersebut mengangkat tema “Tangan Bersatu Membangun Negeri Bersama” sebagai bagian dari tugas mata kuliah Pendidikan Pancasila.
Pengabdian Masyarakat Mahasiswa UBSI Hadirkan Edukasi Gotong Royong
Program ini dipimpin oleh Saipul Nurhadi bersama anggota Affie Faturrachman, Ahmad Bahari Al Izzy, Chintia Nurul Qolbi, Fahry Satriani Dedy, Grace Karina Br Tarigan, Haidar Ammar Arhab, Sartika Dwiyanti, dan Silvia Meylani Putri. Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa berupaya mengenalkan pentingnya nilai gotong royong kepada siswa sekolah dasar melalui aktivitas langsung di lingkungan sekolah.
Kegiatan diawali dengan penyampaian materi mengenai makna gotong royong dalam kehidupan sehari-hari. Mahasiswa menjelaskan bahwa kerja sama dan kepedulian terhadap lingkungan merupakan bagian penting dari penerapan nilai-nilai Pancasila, baik di sekolah maupun dalam kehidupan bermasyarakat.
Tidak hanya memberikan materi secara teori, mahasiswa juga mengajak siswa melakukan berbagai aktivitas bersama. Salah satu kegiatan utama yang dilakukan ialah penanaman pohon di area sekolah sebagai simbol kepedulian terhadap lingkungan. Selain itu, siswa diajak membersihkan ruang kelas dan halaman depan sekolah secara bersama-sama.
Melalui kegiatan tersebut, siswa diperkenalkan pada pentingnya menjaga kebersihan lingkungan sebagai tanggung jawab bersama, bukan hanya tugas individu tertentu. Aktivitas praktik tersebut menjadi sarana pembelajaran agar siswa dapat memahami konsep gotong royong secara langsung melalui pengalaman nyata.
Materi disampaikan oleh Ahmad Bahari Al Izzy dan Silvia Meylani Putri dengan pendekatan sederhana agar mudah dipahami siswa sekolah dasar. Untuk menciptakan suasana yang lebih interaktif, mahasiswa juga mengadakan sesi tanya jawab terkait materi yang telah disampaikan.
Siswa yang mampu menjawab pertanyaan dengan benar diberikan hadiah sebagai bentuk apresiasi. Cara tersebut membuat suasana belajar berlangsung lebih aktif dan mendorong siswa untuk berpartisipasi selama kegiatan berlangsung.
Selain berinteraksi dengan siswa, mahasiswa juga melakukan wawancara dengan salah satu guru SDN Cibalongsari IV, Emma, mengenai penerapan budaya gotong royong di lingkungan sekolah.
“Selama ini anak-anak masih kurang menerapkan gotong royong secara mandiri. Bahkan untuk piket kelas, mereka sering harus diingatkan terlebih dahulu. Setelah adanya kegiatan dari mahasiswa UBSI, anak-anak terlihat lebih sadar terhadap pentingnya menjaga kebersihan dan bekerja sama,” ujarnya dalam keterangan rilis yang diterima di Karawang pada Rabu (20/5).
Baca juga : Mahasiswa UBSI Tanamkan Nilai Pancasila Lewat Aksi Lingkungan di Sekolah
Ia menilai kegiatan tersebut membantu siswa memahami pentingnya kerja sama dalam kehidupan sehari-hari melalui pendekatan yang lebih dekat dengan aktivitas mereka di sekolah.
Respons positif juga datang dari para siswa yang mengikuti kegiatan. Salah satu siswa mengaku senang dapat belajar sambil mengikuti aktivitas praktik bersama mahasiswa.
“Saya senang ikut kegiatan ini karena jadi tahu apa itu gotong royong dan bagaimana melakukannya. Kakak-kakak mahasiswa juga membuat kegiatannya seru, apalagi ada hadiah,” ujar salah satu siswa saat diwawancarai oleh Sartika Dwiyanti.
Menurut siswa tersebut, kegiatan seperti ini membuat suasana belajar terasa lebih menyenangkan karena tidak hanya mendengarkan penjelasan, tetapi juga langsung melakukan aktivitas bersama teman-temannya.
Secara keseluruhan, kegiatan pengabdian masyarakat berjalan lancar dan mendapat sambutan positif dari pihak sekolah maupun siswa. Mahasiswa UBSI mencoba mengintegrasikan nilai gotong royong ke dalam aktivitas sederhana yang dekat dengan kehidupan anak-anak.
Melalui tema “Tangan Bersatu Membangun Negeri Bersama”, mahasiswa berharap siswa dapat menerapkan nilai kebersamaan, tanggung jawab, dan kepedulian terhadap lingkungan dalam aktivitas sehari-hari, baik di sekolah maupun di rumah.
UBSI sebagai Kampus Digital Kreatif terus mendorong mahasiswa untuk aktif berkontribusi kepada masyarakat melalui kegiatan edukatif dan pengabdian sosial. Melalui kegiatan ini, UBSI berharap mahasiswa tidak hanya berkembang secara akademik, tetapi juga memiliki kepedulian sosial serta mampu menanamkan nilai positif kepada generasi muda sejak dini. (Indari)