Mahasiswa Public Relations UBSI Kampus Cengkareng Ajak Siswa SMAN 95 Jakarta Kenali Potensi Diri dan Jaga Kesehatan Mental
BSINews, Jakarta — Kemampuan berkomunikasi tidak hanya dibutuhkan untuk membangun citra atau menyampaikan informasi, tetapi juga dapat menjadi sarana untuk menginspirasi dan membawa dampak positif bagi masyarakat.
Hal itulah yang ditunjukkan mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi peminatan Public Relations Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) kampus Cengkareng melalui kegiatan sosialisasi bertajuk “Mari Tumbuh Bersama: Temukan Versi Terbaikmu” di Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 95 Jakarta pada Selasa (26/5).
Kegiatan ini menjadi bagian dari implementasi pembelajaran berbasis praktik yang menggabungkan kemampuan komunikasi, public relations, serta kampanye sosial kepada generasi muda.
Melalui pendekatan yang edukatif dan interaktif, mahasiswa mengajak para siswa untuk lebih memahami pentingnya pengembangan diri dan menjaga kesehatan mental di tengah berbagai tantangan yang dihadapi generasi muda saat ini.
Belajar Public Relations Langsung di Tengah Masyarakat
Selain menjadi sarana berbagi edukasi kepada pelajar, kegiatan ini juga menjadi wadah bagi mahasiswa untuk menerapkan ilmu yang diperoleh selama perkuliahan. Mereka terlibat langsung dalam proses perencanaan program, penyusunan strategi komunikasi, hingga penyampaian pesan kepada audiens.
Ketua pelaksana kegiatan, Nova, mengatakan bahwa pengalaman tersebut memberikan banyak pembelajaran berharga bagi seluruh tim mahasiswa.
“Kegiatan ini memberikan pengalaman nyata bagi kami untuk menerapkan ilmu Public Relations secara langsung di lapangan. Kami belajar bagaimana berkomunikasi dengan audiens, membangun suasana positif, sekaligus menyampaikan pesan sosial yang bermanfaat,” ujar Nova dalam rilis yang diterima di Jakarta pada Jumat (29/5).
Menurutnya, kegiatan tersebut membuktikan bahwa ilmu komunikasi tidak hanya berfokus pada promosi, tetapi juga memiliki peran penting dalam membangun kesadaran sosial dan menyampaikan pesan yang berdampak positif bagi masyarakat.
Kesehatan Mental dan Pengembangan Diri Jadi Fokus Utama
Dalam pelaksanaannya, mahasiswa mengangkat tema pengembangan diri dan kesehatan mental sebagai materi utama sosialisasi. Topik tersebut dipilih karena dinilai dekat dengan kehidupan pelajar yang sedang berada dalam fase pencarian jati diri dan persiapan menghadapi masa depan.
Agar materi lebih mudah diterima, mahasiswa menghadirkan berbagai pendekatan kreatif, mulai dari komunikasi dua arah, sesi motivasi, hingga kegiatan ice breaking yang membuat suasana menjadi lebih aktif dan menyenangkan.
Baca juga: PIKMI 2026 di UBSI Lahirkan Startup AI Edukatif, GenKiddo Crew ITS Jadi Juara 1
Respons positif pun terlihat dari antusiasme para siswa SMAN 95 Jakarta selama kegiatan berlangsung. Peserta aktif mengikuti diskusi dan berbagai aktivitas yang disiapkan panitia, sekaligus berbagi pandangan mengenai pentingnya menjaga kesehatan mental dan mengembangkan potensi diri sejak dini.
Selain sesi edukasi, mahasiswa juga memperkenalkan lingkungan kampus serta menyampaikan informasi mengenai kegiatan yang akan datang sebagai bentuk pendekatan kreatif kepada pelajar sekolah menengah.
Mendorong Mahasiswa Lebih Adaptif dan Peduli Sosial
Melalui kegiatan ini, UBSI sebagai Kampus Digital Kreatif terus mendorong mahasiswa untuk tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kepedulian sosial dan kemampuan komunikasi yang baik dalam menghadapi dunia profesional.
Program seperti ini menjadi bagian dari upaya kampus dalam memberikan pengalaman nyata kepada mahasiswa agar mampu beradaptasi dengan berbagai situasi, membangun hubungan dengan masyarakat, serta menciptakan program yang memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar.
Baca juga: Mengapa Akreditasi Kampus Penting untuk Calon Mahasiswa?
Nova berharap pesan yang disampaikan melalui kegiatan tersebut dapat menjadi inspirasi bagi para peserta untuk terus berkembang dan lebih percaya pada kemampuan diri mereka.
“Kami berharap kegiatan ini bisa menjadi pengingat bahwa setiap orang memiliki potensi yang bisa terus dikembangkan. Dengan mengenali diri sendiri dan menjaga kesehatan mental, generasi muda dapat lebih siap menghadapi berbagai tantangan di masa depan,” tuturnya.
Melalui sosialisasi ini, mahasiswa Public Relations UBSI kampus Cengkareng tidak hanya menerapkan ilmu komunikasi yang dipelajari di bangku kuliah, tetapi juga berupaya menghadirkan pesan positif yang dapat membantu generasi muda menemukan versi terbaik dalam diri mereka.(Siti Hafizah)