Beasiswa Jadi Sorotan, UBSI Kampus Cengkareng Buka Wawasan Lulusan SMKN 42 Jakarta tentang Akses Kuliah
BSINews, Jakarta — Keinginan untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi sering kali dihadapkan pada berbagai pertimbangan, mulai dari biaya hingga minimnya informasi mengenai jalur yang tersedia. Kondisi tersebut masih menjadi salah satu tantangan yang dihadapi sebagian lulusan sekolah menengah saat menentukan langkah setelah kelulusan.
Situasi itu menjadi salah satu topik yang mengemuka dalam kegiatan Penyerahan Siswa Kelas XII Tahun Ajaran 2025/2026 yang diselenggarakan Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 42 Jakarta pada Rabu (6/5). Selain menjadi momen pelepasan siswa, kegiatan ini juga menghadirkan sesi motivasi pendidikan tinggi yang memberikan wawasan mengenai peluang melanjutkan studi.
Dalam kesempatan tersebut, Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) kampus Cengkareng hadir untuk berbagi informasi sekaligus memberikan motivasi kepada para lulusan.
Kepala Kampus UBSI kampus Cengkareng, Hardiyan, menyampaikan bahwa pendidikan tinggi saat ini semakin terbuka bagi generasi muda melalui berbagai program pendukung, termasuk beasiswa.
Membuka Akses Pendidikan yang Lebih Luas
Hardiyan menjelaskan bahwa masih banyak siswa yang menganggap kuliah sebagai sesuatu yang sulit dijangkau. Padahal, berbagai jalur bantuan pendidikan telah tersedia untuk memberikan kesempatan yang lebih luas bagi lulusan yang ingin melanjutkan studi.
“Anak-anak SMK punya modal keterampilan yang luar biasa. Tinggal bagaimana terus dikembangkan agar mampu bersaing di masa depan,” ujar Hardiyan.
Menurutnya, pendidikan tinggi tidak hanya berfungsi untuk memperoleh gelar akademik, tetapi juga menjadi ruang untuk mengembangkan kemampuan, memperluas relasi, dan mempersiapkan diri menghadapi dunia profesional.
Dalam pemaparannya, Hardiyan turut memperkenalkan sejumlah program beasiswa yang dapat dimanfaatkan lulusan sekolah, mulai dari beasiswa prestasi, talenta digital, hingga jalur undangan. Program-program tersebut dihadirkan untuk membantu siswa mendapatkan akses pendidikan yang lebih terjangkau.
Kuliah sebagai Investasi Pengembangan Diri
Selain membahas peluang beasiswa, peserta juga diajak memahami pentingnya pendidikan tinggi dalam mendukung pengembangan kompetensi yang dibutuhkan di era digital.
“Kuliah menjadi tempat untuk meningkatkan kapasitas diri. Di era sekarang, kemampuan digital dan komunikasi menjadi nilai tambah yang sangat dibutuhkan,” kata Hardiyan.
Ia menambahkan bahwa mahasiswa tidak hanya memperoleh pengetahuan akademik, tetapi juga kesempatan mengembangkan keterampilan yang relevan dengan kebutuhan industri.
Baca juga: Pengalaman MSIB Tingkatkan Kepercayaan Diri Mahasiswa Universitas BSI di Bidang IT
Dalam sesi tersebut, UBSI kampus Cengkareng memperkenalkan sejumlah program studi yang selaras dengan perkembangan dunia kerja saat ini, seperti Sistem Informasi, Teknologi Informasi, Ilmu Komunikasi, Akuntansi, dan Informatika.
UBSI sebagai Kampus Digital Kreatif juga memperkenalkan sistem pembelajaran yang dirancang untuk mendukung kesiapan mahasiswa menghadapi dunia profesional melalui praktik langsung, sertifikasi kompetensi, dan berbagai program pengembangan soft skill.
Antusiasme peserta terlihat saat sesi tanya jawab berlangsung. Sejumlah siswa memanfaatkan kesempatan tersebut untuk mencari informasi mengenai program beasiswa, proses pendaftaran kuliah, hingga prospek karier setelah menyelesaikan pendidikan tinggi.
Baca juga: Jelajah Edukasi, Universitas Pakuan Bogor Kunjungi Universitas BSI untuk Berbagi Inspirasi
Pihak SMKN 42 Jakarta mengapresiasi dukungan yang diberikan UBSI kampus Cengkareng melalui kegiatan tersebut. Kehadiran perguruan tinggi di lingkungan sekolah dinilai dapat membantu siswa memperoleh gambaran yang lebih jelas mengenai pilihan pendidikan setelah lulus.
Melalui kegiatan ini, para lulusan diharapkan semakin percaya diri dalam merencanakan masa depan dan tidak ragu memanfaatkan berbagai peluang pendidikan yang tersedia untuk mengembangkan potensi diri mereka.(Siti Hafizah)