BSINews, Jakarta – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) melalui BAZNAS (BAZIS) Provinsi DKI Jakarta menggelar orientasi dan pengukuhan penerima manfaat Masa Depan Jakarta (MDJ) tahun 2026 di Jakarta, Sabtu (13/6). Kegiatan ini diikuti 3.016 mahasiswa dari 35 perguruan tinggi mitra di wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya, termasuk Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) yang terkenal sebagai Kampus Digital Kreatif.
Program MDJ merupakan bantuan pendidikan bagi mahasiswa dari keluarga kurang mampu. Setiap penerima memperoleh dukungan sebesar Rp6.000.000 per tahun yang disalurkan dalam dua tahap melalui perguruan tinggi masing-masing.
Baca juga: Cara Mengecek Status Penerima Beasiswa PIP Kuliah Secara Online
Ketua BAZNAS (BAZIS) Provinsi DKI Jakarta, Akhmad H. Abubakar, menyampaikan bahwa program ini menjangkau mahasiswa di berbagai wilayah Jakarta hingga Kepulauan Seribu. Ia menegaskan penyaluran bantuan dilakukan langsung ke kampus untuk memastikan ketepatan sasaran.
“Pada tahun ini terdapat 3.016 mahasiswa dari 35 perguruan tinggi yang menerima manfaat program Masa Depan Jakarta. Dana disalurkan melalui perguruan tinggi agar dapat mendukung langsung biaya pendidikan mahasiswa penerima,” ujar Akhmad H. Abubakar, Ketua BAZNAS (BAZIS) Provinsi DKI Jakarta.
Melalui kegiatan orientasi ini, para mahasiswa penerima manfaat dibekali pemahaman terkait hak dan kewajiban, serta dorongan untuk menjaga komitmen akademik hingga menyelesaikan studi tepat waktu. Program ini juga menjadi ruang penguatan motivasi bagi mahasiswa dalam memanfaatkan bantuan secara optimal.
Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) sebagai salah satu perguruan tinggi mitra juga turut berperan dalam proses penyaluran dan pendampingan mahasiswa penerima beasiswa MDJ. UBSI yang dikenal sebagai Kampus Digital Kreatif menempatkan program ini sebagai bagian dari dukungan terhadap akses pendidikan tinggi yang inklusif.
Wakil Rektor II Bidang Non Akademik UBSI, Adi Supriatna, mengatakan bahwa keterlibatan UBSI dalam program MDJ menjadi bentuk komitmen kampus dalam memperluas kesempatan belajar bagi mahasiswa.
“UBSI menyambut baik dan mengapresiasi kepercayaan BAZNAS (BAZIS) Provinsi DKI Jakarta. Keterlibatan UBSI dalam program MDJ ini bukan hanya sebagai mitra penyalur, tetapi juga dalam mendampingi mahasiswa agar dapat memanfaatkan bantuan ini secara optimal untuk menyelesaikan studi,” kata Adi.
Ia menambahkan bahwa program ini sejalan dengan upaya kampus dalam memperkuat akses pendidikan yang merata dan berkelanjutan. Menurutnya, dukungan beasiswa menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga keberlangsungan studi mahasiswa.
Baca juga: Kuliah Tak Harus Mahal, Beasiswa Hingga 75 Persen Jadi Peluang Emas bagi Siswa Berprestasi
Selain UBSI, program MDJ 2026 juga melibatkan berbagai perguruan tinggi lain seperti Universitas Muhammadiyah Jakarta dan Universitas Islam Jakarta sebagai mitra. Kolaborasi ini memperluas jangkauan penerima manfaat di wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya.
Melalui program ini, BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta dan perguruan tinggi mitra termasuk UBSI diharapkan dapat terus memperkuat sinergi dalam mendukung pendidikan tinggi. Ke depan, program MDJ diharapkan tidak hanya menjadi bantuan finansial, tetapi juga penguat ekosistem pendidikan yang lebih inklusif dan berkelanjutan bagi mahasiswa.