Kelola Limbah Pertanian, Mahasiswa UBSI Tembus Final Hackathon UI/UX Polinema

0 9

BSINews, Jakarta – Tiga mahasiswa dari Program Studi (Prodi) Sistem Informasi Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) berhasil melaju ke babak final kompetisi Hackathon UI/UX Politeknik Negeri Malang 2026. Gelaran final kompetisi tingkat nasional ini akan berlangsung pada 22-23 Juni 2026.

Tim berprestasi ini beranggotakan Kamila Zulfa Indika Lu’lui, Alexa Cindy Safara Anasrullah, dan Grace Tiur Emaida Simanungkalit. Mereka mengusung ide inovatif yang berfokus pada pemberdayaan masyarakat desa melalui optimalisasi peran Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).

Baca juga: Juara 1 Hackathon, Mahasiswa Universitas BSI Kampus Pontianak Ciptakan GoParkir, Solusi Digital Pengelolaan Parkir

Solusi digital yang mereka tawarkan bertujuan untuk membantu warga mengelola limbah pertanian agar memiliki nilai ekonomi lebih tinggi. Melalui konsep ekonomi sirkular ini, potensi lokal pedesaan diharapkan dapat berkembang secara berkelanjutan.

Ketua Tim Mahasiswa UBSI, Kamila Zulfa Indika Lu’lui, mengungkapkan bahwa ide ini lahir dari keprihatinan mereka terhadap menumpuknya limbah di area pertanian yang belum terkelola optimal.

“Kami ingin menghadirkan solusi digital praktis yang dapat memudahkan pengurus BUMDes dalam mengorganisasi, mengolah, dan menyalurkan hasil olahan limbah pertanian agar memiliki nilai jual tinggi,” ujar Kamila saat dihubungi, Senin (22/6).

Dalam mempersiapkan karya inovatif ini, tim mahasiswa mendapatkan pendampingan intensif dari dosen pembimbing UBSI, Andriansah, M.Kom. Prestasi gemilang ini pun mendapat apresiasi tinggi dari jajaran pimpinan universitas.

Wakil Rektor II Bidang Non Akademik UBSI, Adi Supriatna, menyatakan rasa bangganya atas pencapaian tim mahasiswa di tingkat nasional tersebut. Menurutnya, inovasi ini sejalan dengan komitmen UBSI sebagai Kampus Digital Kreatif.

“Kami sangat bangga dan mengapresiasi kerja keras tim mahasiswa serta dosen pembimbing. Keberhasilan menembus babak final ini membuktikan bahwa mahasiswa UBSI mampu melahirkan teknologi tepat guna yang menjawab langsung tantangan sosial di masyarakat,” tutur Adi.

Baca juga: Beasiswa Unggulan untuk Masyarakat Berprestasi, Simak Informasi Lengkapnya

Pada babak final nanti, para finalis akan mempresentasikan dan mempertahankan solusi digital mereka di hadapan dewan juri yang terdiri dari kalangan akademisi dan praktisi industri. Inovasi ini diharapkan tidak hanya berhenti di ajang kompetisi, melainkan dapat diimplementasikan secara nyata untuk mendorong kesejahteraan masyarakat pedesaan di masa depan.

Leave A Reply

Your email address will not be published.