Rektor UBSI Ungkap Alasan Jurusan Psikologi Kian Diminati, Ini Peluang Karier dan Prospeknya di Era Modern
BSINews, Jakarta – Kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kesehatan mental terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir. Tidak hanya di lingkungan pendidikan, isu psikologis kini menjadi perhatian serius di dunia kerja, industri kreatif, perusahaan, hingga lembaga sosial. Kondisi tersebut membuat kebutuhan terhadap lulusan psikologi semakin besar dan membuka peluang karier yang semakin luas.
Rektor Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI), Prof. Dr. Ir. Mochamad Wahyudi mengatakan bahwa psikologi merupakan salah satu bidang ilmu yang memiliki relevansi tinggi dengan perkembangan zaman karena berfokus pada manusia sebagai pusat dari berbagai aktivitas sosial maupun profesional.
Baca juga: Jurusan Sistem Informasi: Mengapa Memahami Psikologi Pengguna Sama Pentingnya dengan Teknologi?
“Ketika teknologi berkembang sangat cepat, justru kemampuan memahami manusia menjadi semakin penting. Perusahaan membutuhkan individu yang mampu memahami perilaku konsumen, mengelola sumber daya manusia, membangun komunikasi yang efektif, hingga membantu menciptakan lingkungan kerja yang sehat. Di sinilah peran ilmu psikologi menjadi sangat strategis,” ujar Prof Wahyudi, Selasa (23/6).
Ilmu Psikologi Jauh Lebih Luas
Menurut Prof Wahyudi, masih banyak masyarakat yang menganggap psikologi hanya berkaitan dengan profesi psikolog atau konselor. Padahal, ruang lingkup ilmu psikologi jauh lebih luas dan dapat diterapkan di berbagai sektor.
Jurusan psikologi merupakan bidang ilmu yang mempelajari perilaku manusia, proses berpikir, emosi, motivasi, serta interaksi sosial yang memengaruhi kehidupan sehari-hari. Selama perkuliahan, mahasiswa tidak hanya mempelajari teori, tetapi juga dilatih untuk melakukan observasi, analisis perilaku, penelitian ilmiah, hingga memahami dinamika individu maupun kelompok.
“Psikologi mengajarkan mahasiswa untuk memahami bagaimana manusia berpikir, mengambil keputusan, berinteraksi, dan beradaptasi dengan lingkungannya. Kemampuan tersebut sangat dibutuhkan dalam dunia kerja modern yang semakin kompleks dan dinamis,” jelasnya.
Ia menambahkan bahwa salah satu keunggulan utama lulusan psikologi adalah fleksibilitas karier yang dimiliki setelah lulus kuliah. Tidak terbatas pada bidang kesehatan mental, lulusan psikologi memiliki peluang bekerja di berbagai sektor industri.
Beberapa profesi yang banyak diminati lulusan psikologi antara lain Human Resource Development (HRD), konsultan pendidikan, trainer pengembangan sumber daya manusia, konselor, peneliti perilaku manusia, analis perilaku konsumen, hingga spesialis pengembangan organisasi.
Selain itu, perkembangan ekonomi digital juga membuka peluang baru bagi lulusan psikologi untuk terlibat dalam bidang pemasaran, pengalaman pengguna (user experience), content strategy, riset pasar, hingga pengembangan komunitas digital.
“Di era modern, perusahaan tidak hanya membutuhkan orang yang menguasai teknologi. Mereka juga membutuhkan individu yang memahami perilaku manusia, mampu berkomunikasi dengan baik, memiliki empati, serta mampu bekerja sama dalam tim. Karakteristik tersebut sangat dekat dengan kompetensi yang dipelajari di psikologi,” katanya.
Selama menempuh pendidikan di bidang psikologi, mahasiswa juga akan dibekali berbagai keterampilan yang menjadi kebutuhan utama dunia kerja saat ini. Di antaranya kemampuan komunikasi interpersonal, empati, analisis perilaku manusia, observasi, penelitian, pemecahan masalah, berpikir kritis, hingga kemampuan memahami dinamika kelompok dan organisasi.
Menurut Prof. Wahyudi, keterampilan tersebut termasuk dalam kategori soft skills yang saat ini semakin dicari oleh perusahaan di berbagai sektor.
“Banyak perusahaan sekarang mencari talenta yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga mampu berkomunikasi, beradaptasi, dan memahami orang lain. Itulah sebabnya lulusan psikologi memiliki daya saing yang kuat di dunia profesional,” ungkapnya.
Sebagai Kampus Digital Kreatif, UBSI menghadirkan Program Studi Psikologi yang dirancang untuk menjawab kebutuhan tersebut. Mahasiswa tidak hanya memperoleh pemahaman teoritis, tetapi juga mendapatkan pengalaman praktik dan pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja masa kini.
Program Studi Psikologi UBSI tersedia dalam pilihan kelas pagi dan kelas sore yang ada di UBSI Kampus Margonda, UBSI Kampus Kramat, UBSI Kampus Kaliabang, dan UBSI Kampus Cikarang, sehingga memberikan fleksibilitas bagi lulusan SMA/SMK maupun masyarakat yang telah bekerja dan ingin melanjutkan pendidikan tinggi.
Baca juga: Rahasia di Balik Kecanduan TikTok: Dosen BSI Ungkap Trik Psikologisnya
“Psikologi bukan hanya tentang memahami orang lain, tetapi juga memahami diri sendiri. Di tengah perubahan sosial dan perkembangan teknologi yang begitu cepat, ilmu psikologi akan menjadi salah satu kompetensi penting yang dibutuhkan di masa depan,” tutup Prof. Wahyudi.
Bagi calon mahasiswa yang tertarik mendalami ilmu psikologi dan ingin mempersiapkan karier di berbagai sektor profesional, informasi lengkap mengenai Program Studi Psikologi dan Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) UBSI dapat diakses melalui https://pmbubsi.id.