Mahasiswa Sistem Informasi UBSI Serahkan Aplikasi CBT Berbasis Jaringan Lokal untuk Tingkatkan Mutu Ujian di SMKS PGRI Jatisari
BSINews, Karawang — Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) sebagai Kampus Digital Kreatif kembali menunjukkan kontribusinya dalam mendukung transformasi digital di dunia pendidikan Pada Senin (11/5). Mahasiswa Program Studi Sistem Informasi UBSI, Cecep Mulyana, menyerahkan aplikasi Sistem Informasi Ujian Sekolah berbasis Computer Based Test (CBT) pada jaringan lokal kepada SMKS PGRI Jatisari, Karawang, sebagai implementasi hasil skripsinya.
Mahasiswa Sistem Informasi UBSI Serahkan Aplikasi CBT Berbasis Jaringan Lokal untuk Tingkatkan Mutu Ujian di SMKS PGRI Jatisari
Aplikasi tersebut merupakan hasil penelitian berjudul “Implementasi Sistem Informasi Ujian Sekolah Berbasis Computer Based Test (CBT) pada Jaringan Lokal Menggunakan Python di SMKS PGRI Jatisari.” Sistem dikembangkan sebagai solusi untuk meningkatkan efisiensi pelaksanaan ujian sekolah tanpa bergantung pada koneksi internet karena seluruh proses berjalan melalui jaringan lokal (LAN).
Dibangun menggunakan bahasa pemrograman Python, aplikasi CBT ini mampu mengatasi berbagai kendala dalam pelaksanaan ujian berbasis kertas, mulai dari pencetakan soal, distribusi lembar jawaban, hingga proses koreksi yang memerlukan waktu cukup lama. Melalui sistem ini, guru dapat mengelola bank soal secara digital, mendistribusikan soal kepada peserta ujian melalui jaringan lokal, serta memperoleh hasil penilaian secara otomatis setelah ujian selesai.
Dalam proses pengembangannya, Cecep menerapkan metode Agile Extreme Programming (XP) yang memungkinkan pengembangan aplikasi dilakukan secara bertahap berdasarkan kebutuhan nyata pengguna. Pendekatan tersebut menghasilkan sistem yang sesuai dengan alur pelaksanaan ujian di SMKS PGRI Jatisari, mulai dari pengelolaan soal, pelaksanaan ujian, hingga rekapitulasi nilai siswa.
Kepala Sekolah SMKS PGRI Jatisari, Ade Hasan Alwan, menyampaikan apresiasinya atas inovasi yang dihasilkan mahasiswa UBSI dan berharap aplikasi tersebut mampu meningkatkan kualitas pelaksanaan ujian di sekolah.
“Kami menyambut baik kehadiran aplikasi CBT ini sebagai bentuk dukungan nyata dunia pendidikan tinggi terhadap peningkatan kualitas pelaksanaan ujian di sekolah kami. Dengan sistem yang berjalan pada jaringan lokal, kami berharap pelaksanaan ujian ke depan dapat lebih efisien, transparan, dan tidak lagi bergantung sepenuhnya pada proses manual berbasis kertas,” ujarnya dalam keterangan rilis yang diterima di Karawang Senin (11/5).
Sementara itu, Cecep Mulyana mengungkapkan bahwa pengembangan aplikasi ini diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi sekolah sekaligus menjadi bukti bahwa hasil penelitian mahasiswa mampu menjawab kebutuhan di lapangan.
“Saya berharap aplikasi ini dapat membantu sekolah melaksanakan ujian dengan lebih efektif dan efisien. Semoga sistem yang dikembangkan dapat terus dimanfaatkan serta menjadi inspirasi bagi mahasiswa lain untuk menghasilkan inovasi yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat,” ungkap Cecep.
Melalui implementasi aplikasi CBT ini, UBSI terus mendorong mahasiswa menghasilkan karya inovatif yang tidak hanya memenuhi tuntutan akademik, tetapi juga memberikan solusi nyata bagi dunia pendidikan. Inovasi tersebut menjadi bagian dari komitmen UBSI dalam mencetak lulusan yang adaptif, kompeten, dan mampu berkontribusi terhadap percepatan transformasi digital di berbagai sektor. (Safika)