Dosen UBSI Gelar PKM Internasional di Malaysia, Bekali Calon Guru Hadapi Tantangan Pendidikan Global

0 9

BSINews, Malaysia – Komitmen Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) dalam memperkuat internasionalisasi perguruan tinggi terus diwujudkan melalui berbagai kolaborasi global. Salah satunya melalui pelaksanaan Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Internasional yang berlangsung di Universiti Tun Hussein Onn Malaysia (UTHM), Johor, Malaysia.

Pelaksanaan PKM Internasional yang dirancang untuk memperluas jejaring internasional melalui kegiatan akademik, benchmarking, kolaborasi penelitian, serta implementasi tridarma perguruan tinggi di tingkat global ini berlangsung pada 20–24 Juni 2026 di Malaysia.

Baca juga: Mahasiswa UBSI Kampus Pontianak Edukasi Anak Panti Asuhan Bijak Bermedia Sosial Lewat Kegiatan PKM

Kegiatan bertajuk Developing Future Teachers Through Human Capital and Educational Psychology ini menjadi wadah berbagi pengetahuan sekaligus memperkuat kerja sama akademik antara UBSI dan UTHM. Sasaran utama kegiatan adalah mahasiswa Program Sarjana (S1) Pendidikan UTHM yang dipersiapkan menjadi calon pendidik profesional di masa depan.

Dosen UBSI Gelar PKM Internasional di Malaysia

Tim PKM Internasional terdiri atas dosen Program Studi Manajemen UBSI, yakni Nurlaela Eva Puji Lestari, Aprilia Puspasari, Fadli Ilyas, Kurniawan Prambudi Utomo, dan Fera Nelfianti. Dalam kegiatan tersebut, para dosen memberikan pembekalan mengenai pentingnya pengembangan sumber daya manusia (Human Resource Development) dan psikologi pendidikan (Educational Psychology) dalam membentuk guru yang adaptif terhadap perubahan zaman.

Ketua tim PKM Internasional, Fadli Ilyas, menjelaskan bahwa guru masa depan tidak cukup hanya menguasai kompetensi pedagogik. Mereka juga harus memiliki kemampuan memahami karakter peserta didik, membangun motivasi belajar, meningkatkan kecerdasan emosional, serta mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan dinamika pendidikan global.

“Calon guru merupakan investasi sumber daya manusia yang sangat penting bagi masa depan bangsa. Melalui penguatan konsep human capital dan educational psychology, kami berharap mahasiswa pendidikan memiliki kesiapan yang lebih baik dalam menghadapi dinamika dunia pendidikan yang terus berkembang, baik di tingkat nasional maupun global,” ujar Fadli dalam keterangan rilisnya di Jakarta, Selasa (1/7).

Ia menambahkan, pendekatan pembelajaran yang digunakan dalam kegiatan ini dikemas secara interaktif melalui diskusi, studi kasus, dan berbagi pengalaman sehingga peserta tidak hanya memahami konsep secara teoritis, tetapi juga mampu melihat implementasinya dalam praktik pendidikan.

Menurut Fadli, konsep human capital menjadi fondasi penting dalam menciptakan tenaga pendidik yang profesional, inovatif, dan berdaya saing internasional. Sementara itu, pemahaman terhadap psikologi pendidikan akan membantu calon guru menciptakan proses pembelajaran yang lebih efektif, inklusif, dan berpusat pada kebutuhan peserta didik.

Kegiatan ini juga menjadi ruang pertukaran wawasan antara dosen dan mahasiswa dari Indonesia serta Malaysia. Melalui interaksi lintas budaya tersebut, peserta memperoleh perspektif baru mengenai tantangan pendidikan di kawasan ASEAN sekaligus membuka peluang kolaborasi akademik pada masa mendatang.

Baca juga: Mahasiswa UBSI Kampus Cilebut Gelar PKM Toleransi Beragama di SDN Kedung Halang 03

Melalui kegiatan ini, UBSI kembali menegaskan komitmennya sebagai Kampus Digital Kreatif yang aktif membangun kolaborasi internasional. Tidak hanya menghasilkan lulusan yang kompeten, UBSI juga terus mendorong dosen untuk memberikan kontribusi nyata dalam pengembangan pendidikan, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta penguatan kerja sama akademik di tingkat ASEAN dan dunia.

Bagi masyarakat yang ingin bergabung dan mengembangkan kompetensi di kampus yang aktif membangun jejaring internasional, informasi mengenai program studi dan Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) UBSI dapat diakses melalui https://pmbubsi.id.

Leave A Reply

Your email address will not be published.