Upgrade Kemampuan Bahasa Inggris, Prodi Sistem Informasi UBSI kampus Yogyakarta Hadirkan Praktisi Internasional
BSINews, Yogyakarta – Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) kampus Yogyakarta terus berkomitmen meningkatkan kompetensi mahasiswa melalui penyelenggaraan kuliah umum bertema penguatan kemampuan bahasa Inggris. Kegiatan yang digelar oleh Program Studi (Prodi) Sistem Informasi kampus Yogyakarta, Fakultas Teknik dan Informatika, pada Senin (29/6), berlangsung di Wisma UBSI kampus Yogyakarta, Jalan Ringroad Barat, Ambarketawang, Yogyakarta. Kegiatan ini menghadirkan praktisi internasional, Mr. Ben Amos, dan diikuti oleh mahasiswa Program Studi Sistem Informasi semester 4 dan 6 serta mahasiswa Program Studi Perhotelan sebagai bekal menghadapi persaingan global.
Prodi Sistem Informasi UBSI kampus Yogyakarta Hadirkan Praktisi Internasional
Kegiatan dipandu oleh Agus Priadi sebagai master of ceremony (MC) dan berlangsung dalam suasana interaktif. Sejak awal acara, peserta menunjukkan antusiasme tinggi dengan aktif mengikuti seluruh rangkaian kegiatan yang menggunakan bahasa Inggris sebagai bahasa pengantar. Pengalaman tersebut menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk melatih kemampuan komunikasi sekaligus meningkatkan rasa percaya diri dalam berinteraksi di lingkungan internasional.
Ketua Program Studi (Kaprodi) Sistem Informasi kampus Yogyakarta, Dr. Anik Andriani, menegaskan bahwa penguasaan bahasa Inggris merupakan kompetensi yang tidak dapat dipisahkan dari kebutuhan dunia kerja saat ini, terutama di bidang teknologi informasi yang terus berkembang secara global.
“Perkembangan industri digital membuka banyak peluang karier di tingkat internasional. Oleh karena itu, mahasiswa perlu membekali diri tidak hanya dengan kompetensi teknis, tetapi juga kemampuan berbahasa Inggris agar mampu beradaptasi dan bersaing secara global,” ujar Anik dalam keterangan rilis di Yogyakarta, Selasa (30/6).
Dalam sesi utama, Mr.Ben Amos membagikan berbagai strategi praktis untuk meningkatkan kemampuan bahasa Inggris, khususnya dalam menghadapi tes TOEFL. Ia mengajak mahasiswa untuk membiasakan diri menggunakan bahasa Inggris dalam aktivitas sehari-hari, memperbanyak latihan mendengar dan membaca, serta tidak takut berbicara meskipun masih melakukan kesalahan.
“Kemampuan bahasa tidak dibangun dalam semalam. Semakin sering kalian berlatih, semakin besar rasa percaya diri yang akan tumbuh. Jangan takut melakukan kesalahan, karena setiap kesalahan adalah bagian dari proses belajar,” ungkapnya.
Selain membahas strategi menghadapi TOEFL, ia juga memberikan motivasi kepada mahasiswa yang bercita-cita melanjutkan studi ke luar negeri maupun berkarier di perusahaan multinasional. Menurutnya, penguasaan bahasa Inggris menjadi salah satu kunci utama untuk membuka peluang akademik dan profesional di tingkat internasional.
Baca juga : Prodi Sistem Informasi UBSI Kampus Bogor Bekali Mahasiswa Hadapi Sertifikasi Programmer Berstandar Nasional
Melalui kegiatan ini, Anik berharap mahasiswa semakin termotivasi untuk terus mengembangkan kemampuan bahasa Inggris sebagai bagian dari kompetensi profesional.
“Sejalan dengan visi UBSI sebagai Kampus Digital Kreatif, kegiatan ini menjadi salah satu bentuk nyata dalam mempersiapkan lulusan yang unggul, adaptif, serta siap bersaing di dunia kerja maupun pendidikan internasional” tutupnya. (Alisa)