Workshop Sertifikasi Associate Programmer UBSI Kampus Tasikmalaya Bekali Mahasiswa Hadapi Uji Kompetensi

0 7

BSINews, Tasikmalaya – Program Studi Sistem Informasi Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) kampus Tasikmalaya menggelar Workshop Pembekalan Sertifikasi Kompetensi Pemrogram Muda (Associate Programmer) secara daring melalui Zoom pada Selasa (30/6). Kegiatan ini diikuti oleh mahasiswa semester enam sebagai persiapan menghadapi Uji Sertifikasi Kompetensi (Serkom). Workshop bertujuan meningkatkan kompetensi pemrograman mahasiswa agar sesuai dengan standar industri teknologi informasi melalui kolaborasi dengan LSP BSI.

Workshop Sertifikasi Associate Programmer UBSI Bekali Mahasiswa Hadapi Uji Kompetensi

Ketua Program Studi (Kaprodi) Sistem Informasi sekaligus narasumber kegiatan, Deddy Supriadi, yang juga merupakan Asesor Kompetensi LSP BSI, menyampaikan materi mengenai standar kompetensi Associate Programmer, strategi menghadapi uji sertifikasi, penyelesaian studi kasus pemrograman, implementasi algoritma, teknik debugging, hingga praktik pengembangan perangkat lunak sesuai kebutuhan industri.

Dalam pemaparannya, Deddy menegaskan bahwa sertifikasi kompetensi merupakan bentuk pengakuan profesional atas kemampuan yang dimiliki mahasiswa.

“Sertifikasi kompetensi menjadi bukti bahwa mahasiswa memiliki kemampuan yang sesuai dengan standar industri. Karena itu, persiapan yang matang melalui workshop ini diharapkan mampu meningkatkan kepercayaan diri peserta saat menghadapi uji kompetensi maupun ketika memasuki dunia kerja,” ujar Deddy dalam keterangan rilis di Tasikmalaya, Rabu (1/7).

Ketua panitia, Ai Ilah Warnilah, menjelaskan bahwa workshop ini merupakan salah satu program strategis Program Studi Sistem Informasi untuk meningkatkan kualitas lulusan yang kompeten dan profesional.

“Kami berharap kegiatan ini mampu meningkatkan kesiapan mahasiswa dalam menghadapi sertifikasi kompetensi serta memperkuat kemampuan teknis yang dibutuhkan oleh dunia industri. Sertifikat kompetensi menjadi salah satu nilai tambah yang sangat penting bagi lulusan ketika memasuki pasar kerja yang semakin kompetitif,” ungkapnya.

Salah satu peserta workshop, Muhammad Ihsan Qolbun Salim Daryan, mengaku kegiatan tersebut memberikan manfaat besar dalam mempersiapkan diri menghadapi sertifikasi.

“Workshop ini sangat membantu saya memahami materi yang akan diujikan. Penjelasan narasumber mudah dipahami, ditambah simulasi soal yang membuat saya lebih percaya diri menghadapi uji kompetensi Associate Programmer. Saya berharap kegiatan seperti ini terus dilaksanakan karena sangat bermanfaat bagi mahasiswa,” tuturnya.

Baca juga : Workshop TOEFL UBSI Kampus Purwokerto Bekali Mahasiswa Tingkatkan Kompetensi Bahasa Inggris untuk Raih Skor Maksimal

Melalui penyelenggaraan Workshop Pembekalan Sertifikasi Kompetensi Pemrogram Muda (Associate Programmer), Deddy berharap dapat menghasilkan lulusan yang memiliki kompetensi sesuai Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI), adaptif terhadap perkembangan teknologi, serta mampu memenuhi kebutuhan industri digital yang terus berkembang.

“Kegiatan ini sekaligus menjadi wujud komitmen UBSI sebagai Kampus Digital Kreatif dalam mencetak sumber daya manusia yang profesional, kompeten, dan siap menghadapi tantangan era transformasi digital,” tutupnya. (Alisa)

Leave A Reply

Your email address will not be published.