UBSI Kampus Solo Gandeng DICO, Cetak Talenta Digital Lewat Pemanfaatan AI

0 3

BSINews, SoloUniversitas Bina Sarana Informatika (UBSI) kampus Solo sebagai Kampus Digital Kreatif terus memperkuat komitmennya dalam mencetak talenta digital yang siap menghadapi perkembangan teknologi. Komitmen tersebut diwujudkan melalui kolaborasi dengan Digital Creative Community (DICO) Solo dan platform media kreatif DolanBoyolali dalam penyelenggaraan Workshop Digital Kreatif bertajuk Creative Content Class: Rahasia Konten Memikat Ala DolanBoyolali x Teknologi AI. Kegiatan ini digelar di Aula UBSI kampus Solo pada Selasa (30/6) dan diikuti oleh ratusan peserta yang terdiri atas mahasiswa, pelajar, serta masyarakat umum di wilayah Solo Raya.

UBSI Kampus Solo Gandeng DICO, Cetak Talenta Digital Lewat Pemanfaatan AI

Kepala Kampus UBSI kampus Solo, Ahmad Fauzi, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan salah satu bentuk komitmen kampus dalam menyiapkan sumber daya manusia yang mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi.

“Perkembangan teknologi telah membuka banyak peluang karier baru di industri kreatif digital. Oleh karena itu, generasi muda perlu dibekali keterampilan yang relevan agar mampu beradaptasi dan bersaing di masa depan,” ujar Ahmad dalam keterangan rilis di Solo, Rabu (1/7).

Selain itu, ia menambahkan bahwa peran perguruan tinggi saat ini tidak hanya memberikan pembelajaran di ruang kelas, tetapi juga membangun ekosistem yang mendukung mahasiswa untuk menguasai teknologi secara kreatif dan bertanggung jawab.

“Melalui workshop ini, peserta tidak hanya belajar membuat konten yang menarik, tetapi juga memahami bagaimana memanfaatkan teknologi AI untuk meningkatkan kreativitas dan produktivitas dalam proses produksi konten digital. Semoga kegiatan ini menjadi langkah awal bagi lahirnya talenta-talenta digital kreatif dari Solo dan sekitarnya,” tambahnya.

Untuk memberikan perspektif yang komprehensif, workshop menghadirkan dua narasumber dari kalangan praktisi, yaitu Febriana Ida Nugraheni, Content Creator akun Instagram DolanBoyolali, serta Galih Setiawan Nurohim, Head of DICO Solo.

Dalam pemaparannya, Galih menekankan pentingnya pemanfaatan AI sebagai teknologi pendukung yang mampu meningkatkan produktivitas para pelaku industri kreatif.

“Kami ingin memastikan mahasiswa mampu memandang teknologi AI bukan sebagai ancaman, melainkan sebagai pendamping yang dapat meningkatkan produktivitas kerja kreatif mereka secara signifikan,” ungkapnya.

Sementara itu, Febriana membagikan pengalaman praktis mengenai strategi membangun konten digital yang menarik melalui teknik storytelling dan pengembangan engagement organik berbasis komunitas lokal. Materi tersebut memberikan gambaran nyata mengenai proses produksi konten yang relevan dengan kebutuhan industri kreatif saat ini.

Baca juga : AI Animation Buka Peluang Baru bagi Kreator Digital, Workshop DICO Bekali Peserta Kuasai Teknologi AI

Melalui penyelenggaraan Workshop Digital Kreatif, Ahmad berharap peserta tidak hanya memperoleh wawasan mengenai pemanfaatan AI dalam industri kreatif, tetapi juga mampu mengembangkan kompetensi digital yang dibutuhkan di dunia kerja.

“Selain mendapatkan e-sertifikat, peserta juga berkesempatan bergabung dengan komunitas digital kreatif sebagai wadah untuk mengembangkan ide, memperluas jejaring, dan membangun portofolio di bidang industri kreatif digital,” tutupnya. (Alisa)

Leave A Reply

Your email address will not be published.