Top 5 GEN EXPO 2026! Mahasiswa UBSI Curi Perhatian Lewat Inovasi NgolahYuk
BSINews, Jakarta – Mahasiswa Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional. Tim bisnis mahasiswa yang mengusung nama “Kuliah BSI Aja” berhasil lolos ke Top 5 Finalis Business Plan Competition GEN EXPO 2026 yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia melalui inovasi pengolahan sampah bertajuk NgolahYuk.
Keberhasilan tersebut menjadi bukti bahwa mahasiswa UBSI tidak hanya unggul di bidang akademik dan teknologi, tetapi juga mampu menghadirkan solusi bisnis yang inovatif, berkelanjutan, dan relevan dengan kebutuhan masyarakat.
Pada babak final, tim dijadwalkan mengikuti sesi pitching pada (13/5/26) di Universitas Singaperbangsa Karawang (Unsika), bersaing dengan finalis dari berbagai perguruan tinggi ternama seperti Institut Teknologi Bandung (ITB), Universitas Indonesia (UI), Universitas Brawijaya, dan IPB University.
Dalam kompetisi ini, tim menghadirkan NgolahYuk, sebuah platform pengolahan sampah rumah tangga berbasis konsep Waste-as-a-Service (WaaS).
Inovasi tersebut mengubah sampah rumah tangga menjadi produk yang memiliki nilai guna sekaligus nilai ekonomi melalui berbagai metode pengolahan yang berkelanjutan.
Konsep NgolahYuk mengintegrasikan teknologi biokonversi menggunakan Black Soldier Fly (BSF), produksi pupuk organik cair (POC), serta daur ulang sampah anorganik.
Melalui pendekatan tersebut, inovasi ini tidak hanya menawarkan solusi terhadap persoalan lingkungan, tetapi juga membuka peluang ekonomi bagi masyarakat melalui pengelolaan sampah yang lebih produktif.
Tim “Kuliah BSI Aja” beranggotakan Ahmad Habibi dan Muhammad Wiranto Sujono, mahasiswa semester IV Program Studi Informatika UBSI.
Ide bisnis tersebut dikembangkan melalui pembinaan dari Inkubator Bisnis UBSI dan BSI Entrepreneur Center, yang secara konsisten mendukung mahasiswa dalam membangun startup dan mengembangkan bisnis inovatif sejak masih menempuh pendidikan.
Prestasi ini semakin memperkuat komitmen UBSI sebagai Kampus Digital Kreatif dalam mencetak lulusan yang adaptif, inovatif, dan memiliki jiwa kewirausahaan.
Selain mengembangkan kompetensi akademik, UBSI juga memberikan ruang bagi mahasiswa untuk menciptakan solusi atas berbagai permasalahan nyata yang dihadapi masyarakat.
Melalui dukungan dosen pembimbing serta program pembinaan bisnis yang berkelanjutan, mahasiswa didorong untuk menghasilkan inovasi yang mampu memberikan dampak positif bagi lingkungan maupun perekonomian.
Kehadiran NgolahYuk menjadi bukti bahwa kreativitas mahasiswa dapat berkembang menjadi solusi yang bernilai dan berkelanjutan.
Keberhasilan tim “Kuliah BSI Aja” menembus Top 5 GEN EXPO 2026 diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus berinovasi, berani berkompetisi di tingkat nasional, dan menghadirkan karya yang memberikan manfaat bagi masyarakat.