Sertifikasi Kompetensi Prodi Ilmu Komunikasi UBSI Bekali Mahasiswa Kuasai Video Editing hingga Operator Kamera

0 13

BSINews, Jakarta-Program Studi Ilmu Komunikasi Fakultas Komunikasi dan Bahasa Universitas Bina Sarana Informatasi (UBSI) menggelar pembekalan teknis sertifikasi kompetensi bagi mahasiswa pada Jumat (10/7/2026). Kegiatan ini memberikan pemahaman menyeluruh mengenai skema Sertifikasi Kompetensi Ilmu Komunikasi UBSI yang mencakup Video Editing, Asisten Produser, Fotografer Junior, dan Operator Kamera sebagai bekal menghadapi kebutuhan industri komunikasi dan media.

Baca juga: Workshop Sertifikasi Kompetensi Bekali Mahasiswa UBSI Kampus Karawang Hadapi Uji Programmer Berbasis Industri

Kegiatan yang berlangsung secara bertahap dalam empat sesi ini diselenggarakan bekerja sama dengan Lembaga Sertifikasi Profesi BSI (LSP BSI). Pembekalan menghadirkan para dosen sekaligus asesor kompetensi yang memberikan penjelasan mengenai prosedur, persyaratan, hingga strategi menghadapi asesmen sertifikasi berbasis standar Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).

Sebagai Kampus Digital Kreatif, UBSI terus berkomitmen menghadirkan pembelajaran yang selaras dengan perkembangan industri. Melalui program sertifikasi kompetensi ini, mahasiswa tidak hanya memperoleh penguatan akademik, tetapi juga memiliki pengakuan kompetensi profesional yang dapat meningkatkan daya saing mereka di dunia kerja.

Empat sesi pembekalan menghadirkan narasumber sesuai bidang keahlian masing-masing. Sesi pertama membahas Skema Video Editing yang disampaikan oleh Jusuf Fadilah, dosen sekaligus asesor UBSI, dengan moderator A. Putri Djohar Tenri Waru dari LSP BSI. Sesi kedua mengangkat Skema Fotografer Junior yang dipaparkan Eddy Kusnadi,  didampingi moderator Andreyestha dari LSP BSI.

Selanjutnya, sesi ketiga membahas Skema Asisten Produser yang disampaikan Dina Andriana,  bersama moderator Tommi Alfian Armawan Sandi dari LSP BSI. Adapun sesi terakhir membahas Skema Operator Kamera yang dipandu Intan Leliana, dengan moderator Devy Putri Kussanti.

Ketua Program Studi Ilmu Komunikasi UBSI, Intan Leliana, menegaskan bahwa sertifikasi kompetensi menjadi bagian penting dalam mempersiapkan lulusan yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja.

“Sertifikasi ini merupakan instrumen strategis institusi dalam menyelaraskan (link and match) antara kurikulum akademis dan kebutuhan riil industri. Penguasaan skema kompetensi tersebut tidak hanya memvalidasi pengetahuan teoritis mahasiswa, melainkan juga memberikan rekognisi profesional terhadap kapabilitas praktis mereka di lapangan,” ujar Intan.

Selain memperoleh pemahaman teknis mengenai mekanisme sertifikasi, peserta juga aktif mengikuti sesi diskusi dan tanya jawab. Dalam sesi tersebut, para asesor menekankan pentingnya penyusunan portofolio serta penguasaan unit-unit kompetensi sebagai bekal utama dalam menghadapi proses asesmen sertifikasi.

Baca juga: Tingkatkan Daya Saing Lulusan, Mahasiswa Prodi Perhotelan UBSI Kampus Yogyakarta Ikuti Sertifikasi Kompetensi Food & Beverage Service

Melalui kegiatan ini, Program Studi Ilmu Komunikasi UBSI berharap mahasiswa semakin siap menghadapi sertifikasi kompetensi sekaligus mampu membangun kepercayaan diri untuk bersaing di industri komunikasi, media, dan industri kreatif. Program ini sekaligus menegaskan komitmen Universitas Bina Sarana Informatika dalam mencetak lulusan yang profesional, adaptif, dan memiliki kompetensi yang diakui secara nasional.

Leave A Reply

Your email address will not be published.