PKM UBSI Serahkan Peralatan Budidaya untuk Tingkatkan Produktivitas Pokdakan See Kasep

0 6

BSINews, SukabumiUniversitas Bina Sarana Informatika (UBSI) kampus Sukabumi melalui Program Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat (PKM) menyerahkan sejumlah peralatan budidaya ikan kepada Kelompok Pembudidaya Ikan (Pokdakan) See Kasep di Kampung Ciseupan, Desa Bojongsawah, Kecamatan Kebonpedes, Kabupaten Sukabumi, pada Minggu (28/6). Kegiatan yang didukung hibah Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM) Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) ini bertujuan meningkatkan produktivitas budidaya ikan nila sekaligus memperkuat pengelolaan usaha kelompok melalui penerapan teknologi tepat guna dan sistem informasi berbasis digital.

PKM UBSI Serahkan Peralatan Budidaya untuk Tingkatkan Produktivitas Pokdakan See Kasep

Program PKM dipimpin oleh Eva Marsusanti bersama Rizal Amegia Saputra dan Lis Saumi Ramdhani sebagai anggota tim, dengan melibatkan dua mahasiswa, yaitu Restu Dwi Agustiani dan Sela Maharani. Melalui program ini, tim PKM UBSI berupaya mendorong pengembangan usaha budidaya ikan nila yang lebih produktif, modern, dan berkelanjutan melalui kolaborasi antara perguruan tinggi dan masyarakat.

Eva Marsusanti menyampaikan bahwa program PKM tidak hanya berfokus pada pemberian bantuan sarana, tetapi juga bertujuan meningkatkan kapasitas kelompok melalui pemanfaatan teknologi.

“Kami berharap bantuan peralatan budidaya dan pengembangan aplikasi SIPAKAN dapat mendukung peningkatan produktivitas sekaligus memperkuat tata kelola usaha Pokdakan See Kasep. Pendampingan yang berkelanjutan menjadi bagian penting agar teknologi yang diberikan benar-benar dapat dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat,” ujar Eva dalam keterangan rilis di Sukabumi, Senin (29/6).

Sementara itu, Eva menjelaskan bahwa pada kegiatan tersebut tim PKM menyerahkan sejumlah sarana pendukung budidaya berupa kincir tambak (aerator), jaring pengaman kolam, serta dukungan untuk optimalisasi instalasi penyaluran air. Ketiga fasilitas tersebut dirancang untuk membantu menjaga kualitas lingkungan budidaya sehingga pertumbuhan ikan nila dapat berlangsung lebih optimal.

“Selain menyerahkan sarana budidaya, tim PKM UBSI juga memperkenalkan SIPAKAN (Sistem Informasi Pengelolaan Keuangan Perikanan), sebuah aplikasi berbasis web yang dikembangkan untuk membantu Pokdakan See Kasep mengelola administrasi dan keuangan usaha secara lebih terstruktur. Sistem ini diharapkan mampu mendukung pengambilan keputusan berbasis data serta meningkatkan efektivitas pengelolaan usaha budidaya,” jelasnya.

Baca juga : Dosen UBSI Gelar PKM Internasional di Malaysia, Bekali Calon Guru Hadapi Tantangan Pendidikan Global

Selain itu, ia juga mengatakan bahwa pelatihan dan pendampingan penggunaan aplikasi SIPAKAN akan dilaksanakan pada agenda berikutnya sebagai bagian dari rangkaian Program Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat. “Tim PKM UBSI juga akan melakukan monitoring dan evaluasi secara berkala untuk memastikan seluruh bantuan yang diberikan dapat dimanfaatkan secara maksimal serta memberikan dampak nyata terhadap peningkatan produktivitas kelompok,” tambahnya.

Melalui program ini, UBSI sebagai Kampus Digital Kreatif kembali menegaskan komitmennya dalam menghadirkan solusi berbasis ilmu pengetahuan dan teknologi bagi masyarakat. Sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah melalui DPPM Kemdiktisaintek, dan kelompok masyarakat diharapkan mampu memperkuat kemandirian ekonomi Pokdakan See Kasep sekaligus mendukung pengembangan sektor perikanan budidaya yang lebih modern, produktif, dan berkelanjutan di Kabupaten Sukabumi. (Alisa)

Leave A Reply

Your email address will not be published.