Dery Kasisolusi Ajak Mahasiswa Baru UBSI Bangun Personal Branding Sejak Kuliah
BSINews, Jakarta-Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) menghadirkan Deryansha Azhary, Founder dan CEO Kasisolusi, dalam Seminar Motivasi (SEMOT) 2026 yang menjadi bagian dari rangkaian Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Tahun Akademik 2026/2027, Minggu (20/9/2026). Berlangsung di BSI Convention Center Kaliabang, kegiatan mengusung tema “Bright, Spirit, Initiative” dengan pembekalan mengenai pengembangan diri dan personal branding bagi mahasiswa baru.
Baca juga: Stand On Noize Meriahkan SEMOT UBSI 2026, Ajak Mahasiswa Baru Berani Berkarya
Kehadiran Deryansha memberikan wawasan kepada mahasiswa mengenai pentingnya mengenali potensi dan membangun identitas diri sejak masa kuliah. Personal branding menjadi salah satu hal yang semakin relevan di era digital, ketika mahasiswa memiliki ruang yang luas untuk menunjukkan kemampuan, karya, dan karakter melalui berbagai platform.
Dalam materi personal branding yang pernah disampaikannya, Deryansha menekankan bahwa membangun citra diri tidak hanya berkaitan dengan popularitas. Personal branding juga berhubungan dengan bagaimana seseorang menunjukkan kompetensi dan nilai yang dimilikinya.
“Personal branding bukan sekadar tentang popularitas di media sosial. Lebih dari itu, personal branding adalah bagaimana seseorang menunjukkan kompetensi, karakter, dan kontribusinya kepada lingkungan sekitar,” ujar Deryansha.
Bagi mahasiswa baru, pemahaman tersebut dapat menjadi bekal untuk mulai membangun karakter dan reputasi secara positif selama menjalani perkuliahan. Berbagai aktivitas akademik, organisasi, kegiatan kreatif, maupun karya digital dapat menjadi bagian dari proses mengenali dan menunjukkan potensi diri.
Sebagai Kampus Digital Kreatif, UBSI terus mendorong mahasiswa untuk mengembangkan kemampuan akademik dan nonakademik yang relevan dengan perkembangan dunia digital.
Selain personal branding, Deryansha juga membagikan pemahaman mengenai strategi konten. Dalam pemaparannya di kegiatan lain, ia memperkenalkan enam pilar strategi konten, yaitu edukasi, inspirasi, hiburan, percakapan, koneksi, dan promosi.
Pemahaman mengenai konten tersebut dapat menjadi bekal bagi mahasiswa yang ingin mengembangkan kreativitas di ruang digital. Mahasiswa dapat mulai menentukan bidang yang ingin dikembangkan sekaligus membangun karakter yang konsisten dalam karya maupun aktivitas digital.
Deryansha juga mengingatkan bahwa kemampuan akademik perlu berjalan beriringan dengan kemampuan membangun identitas profesional. Bagi mahasiswa, proses tersebut dapat dimulai sejak bangku kuliah dengan mengenali kelebihan, memperluas pengalaman, serta berani menunjukkan karya.
“Di era digital, semua orang membutuhkan personal branding, termasuk mahasiswa. Kemampuan membangun citra diri yang positif dapat membantu mereka lebih dikenal, lebih percaya diri, dan memiliki nilai tambah ketika memasuki dunia kerja maupun dunia usaha,” demikian pesan yang disampaikan dalam rangkaian materi personal branding yang dibawakannya.
Baca juga: 8.235 Mahasiswa Baru UBSI Ikuti SEMOT 2026, Rektor Dorong Generasi Muda Berani Berinisiatif
Melalui SEMOT 2026, mahasiswa baru UBSI diharapkan dapat menjadikan masa perkuliahan sebagai ruang untuk mengembangkan potensi, membangun karakter, memperluas jejaring, serta menghasilkan karya. Semangat tersebut sejalan dengan tema “Bright, Spirit, Initiative” yang menjadi bagian dari pembekalan awal mahasiswa UBSI.
“Yang paling penting adalah bagaimana seseorang mampu menunjukkan nilai dirinya kepada dunia dengan cara yang tepat,” pesan Deryansha dalam pembahasan personal branding yang disampaikannya