Mahasiswa UBSI Kampus Tasikmalaya Dukung Digitalisasi Layanan Pendidikan melalui Hibah Sistem Informasi ke KCD Wilayah XII Jawa Barat
BSINews, Tasikmalaya – Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) kampus Tasikmalaya kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung transformasi digital di sektor pendidikan melalui inovasi karya mahasiswa. Tim mahasiswa Program Studi Sistem Informasi UBSI kampus Tasikmalaya menyerahkan hibah Sistem Informasi Layanan Terpadu Berbasis Web kepada Cabang Dinas Pendidikan (KCD) Wilayah XII Provinsi Jawa Barat pada Kamis (23/7). Hibah ini menjadi bentuk kolaborasi antara perguruan tinggi dan pemerintah dalam menghadirkan layanan pendidikan yang lebih efektif, efisien, dan berbasis teknologi.
Mahasiswa UBSI Dukung Digitalisasi Layanan Pendidikan melalui Hibah Sistem Informasi
Inovasi tersebut merupakan hasil kolaborasi tim mahasiswa Program Studi Sistem Informasi UBSI kampus Tasikmalaya yang terdiri atas Ghaitsa Zhahira, Yasin Ismail, dan Rizqia Jihan. Selama proses pengembangannya, tim memperoleh bimbingan dari Miftah Farid Adiwisastra dan Yani Sri Mulyani, serta dukungan dari Dedi Supriadi selaku Ketua Program Studi Sistem Informasi UBSI.
Prosesi penyerahan hibah dilaksanakan di Kantor Cabang Dinas Pendidikan Wilayah XII Provinsi Jawa Barat dan diterima secara langsung oleh Zhairy Andhryanto, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah XII Provinsi Jawa Barat. Penyerahan aplikasi ini menjadi salah satu bentuk sinergi antara dunia pendidikan tinggi dan pemerintah dalam menghadirkan solusi digital yang mampu menjawab kebutuhan pelayanan pendidikan di era transformasi teknologi.
Ketua Program Studi Sistem Informasi UBSI kampus Tasikmalaya, Dedi Supriadi, menyampaikan bahwa pengembangan aplikasi ini merupakan wujud implementasi pembelajaran yang berorientasi pada pemecahan masalah di masyarakat.
“Kami terus mendorong mahasiswa untuk menghasilkan inovasi yang tidak hanya menjadi luaran akademik, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan instansi mitra. Melalui hibah sistem informasi ini, kami berharap digitalisasi layanan pendidikan di KCD Wilayah XII dapat berjalan lebih optimal sekaligus menjadi bukti bahwa mahasiswa mampu menghadirkan solusi berbasis teknologi yang relevan dengan kebutuhan saat ini,” ujar Dedi dalam keterangan rilis di Tasikmalaya, Jumat (24/7).
Sementara itu, Zhairy Andhryanto mengapresiasi kontribusi mahasiswa UBSI dalam mendukung peningkatan kualitas layanan pendidikan melalui pemanfaatan teknologi informasi.
“Kami menyambut baik hibah sistem informasi ini sebagai bentuk kolaborasi yang positif antara perguruan tinggi dan pemerintah. Inovasi yang dikembangkan mahasiswa diharapkan dapat membantu meningkatkan efektivitas layanan informasi dan konsultasi pendidikan, sehingga pelayanan kepada masyarakat menjadi lebih cepat, transparan, dan mudah diakses,” ungkapnya.
Melalui hibah aplikasi ini, UBSI sebagai Kampus Digital Kreatif yang menghasilkan lulusan inovatif, adaptif terhadap perkembangan teknologi, dan mampu menghadirkan solusi digital yang memberikan dampak positif bagi dunia pendidikan. “Kolaborasi dengan Cabang Dinas Pendidikan Wilayah XII Provinsi Jawa Barat diharapkan dapat memperkuat implementasi transformasi digital sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik di bidang pendidikan,” tutup Dedi. (Alisa)