Dukung Pelayanan Haji dan Umrah, Mahasiswa UBSI Hibahkan Aplikasi ke Kemenag Tasikmalaya
BSINews, Tasikmalaya — Upaya meningkatkan pelayanan publik melalui pemanfaatan teknologi terus dilakukan oleh mahasiswa Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) Kampus Tasikmalaya sebagai Kampus Digital Kreatif. Mahasiswa Program Studi Sistem Informasi, menghibahkan Aplikasi Pelayanan Haji dan Umrah Berbasis Website kepada Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Tasikmalaya pada Kamis (6/8) di Kantor Kemenag.
Aplikasi tersebut merupakan hasil ciptaan Zidane Dwi Kusuma. Sistem dikembangkan untuk membantu masyarakat memperoleh informasi dan layanan terkait haji dan umrah secara lebih mudah melalui platform digital.
Melalui aplikasi berbasis website ini, masyarakat dapat mengakses berbagai informasi tanpa harus datang langsung ke kantor pelayanan. Sistem juga membantu petugas dalam mengelola informasi dan menyampaikan layanan secara lebih terstruktur.
Aplikasi Digital untuk Dukung Pelayanan Haji dan Umrah
Aplikasi memiliki sejumlah fitur yang disesuaikan dengan kebutuhan pelayanan haji dan umrah. Fitur tersebut meliputi informasi Pembatalan Porsi Haji, Pelimpahan Porsi Haji, Agenda Kegiatan, Cek Kesehatan Jemaah, Informasi Kehajian, serta Galeri Kegiatan.
Pada fitur Pembatalan Porsi Haji, masyarakat dapat memperoleh informasi mengenai persyaratan, formulir, dan prosedur yang perlu dilakukan. Sementara fitur Pelimpahan Porsi Haji menyediakan informasi terkait proses administrasi pelimpahan nomor porsi.
Aplikasi juga menyediakan Agenda Kegiatan yang dapat digunakan untuk melihat jadwal pelayanan. Kemudian, fitur Cek Kesehatan Jemaah memberikan informasi mengenai tahapan pemeriksaan kesehatan atau istitha’ah kesehatan.
Sementara itu, fitur Informasi Kehajian menjadi pusat informasi yang memuat regulasi, estimasi keberangkatan, pengumuman, dan berbagai panduan layanan. Adapun Galeri Kegiatan digunakan untuk mendokumentasikan aktivitas pelayanan dan kegiatan kehajian.
Zidane Dwi Kusuma selaku pengembang mengatakan, aplikasi tersebut dikembangkan dengan melihat kebutuhan pelayanan sekaligus menjadi bentuk penerapan ilmu yang diperoleh selama perkuliahan.
“Aplikasi ini kami rancang berdasarkan kebutuhan pelayanan di Kantor Kementerian Agama Kota Tasikmalaya. Harapannya, sistem ini dapat membantu masyarakat memperoleh informasi dan layanan secara lebih mudah sekaligus menjadi bukti bahwa hasil Tugas Akhir mahasiswa dapat memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan kualitas pelayanan publik,” ujar Zidane dalam rilis yang diterima, Senin (10/8).
Menurut Zidane, proses pengembangan aplikasi juga menjadi pengalaman penting bagi dirinya dalam memahami kebutuhan pengguna dan menerjemahkannya menjadi sebuah sistem yang dapat digunakan secara nyata.
Dosen pembimbing Tugas Akhir, Herlan Sutisna, mengatakan bahwa karya mahasiswa sebaiknya tidak berhenti sebagai tugas akademik, tetapi dapat dikembangkan menjadi solusi yang memberikan manfaat bagi masyarakat maupun instansi.
“Kami mendorong mahasiswa untuk menghasilkan karya yang berangkat dari kebutuhan nyata. Hibah aplikasi ini menunjukkan bahwa Tugas Akhir mahasiswa dapat dikembangkan menjadi solusi digital yang memiliki manfaat langsung bagi instansi dan masyarakat,” kata Herlan.
Sementara itu, Irham Saefful Rohim selaku perwakilan Kemenag Kota Tasikmalaya mengapresiasi aplikasi yang dikembangkan mahasiswa UBSI tersebut. Menurutnya, pemanfaatan teknologi menjadi salah satu langkah yang dapat mendukung penyampaian informasi dan pelayanan kepada masyarakat.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada mahasiswa UBSI Kampus Tasikmalaya beserta para dosen yang telah mengembangkan dan menghibahkan aplikasi ini. Kami berharap sistem ini dapat dimanfaatkan secara optimal untuk memberikan kemudahan akses informasi serta mendukung pelayanan yang lebih efektif dan transparan,” ujar Irham.
Baca juga : Perkuat Kolaborasi Kampus, UBSI Kampus Tasikmalaya dan UNIRU Condong Sepakati Kerja Sama
Ketua Program Studi Sistem Informasi UBSI Kampus Tasikmalaya, Deddy Supriadi, menyampaikan bahwa implementasi karya mahasiswa di instansi menjadi bagian penting dalam memberikan pengalaman kepada mahasiswa untuk menerapkan kompetensi yang telah diperoleh selama perkuliahan.
Melalui hibah tersebut, UBSI Kampus Tasikmalaya terus mendorong mahasiswa untuk menghasilkan karya berbasis teknologi yang tidak hanya memenuhi kebutuhan akademik, tetapi juga dapat diterapkan untuk menjawab persoalan di masyarakat. Kolaborasi dengan instansi pemerintah diharapkan dapat membuka ruang bagi lahirnya berbagai inovasi digital lainnya yang memberikan manfaat nyata bagi pelayanan publik.