Kembali ke Almamater Lewat Padel, Aditya Ungkap Peran Organisasi dalam Kariernya
BSINews, Depok – Lapangan padel menjadi ruang pertemuan bagi alumni Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) dari berbagai angkatan dan latar belakang profesi. Salah satunya Aditya, alumni UBSI Margonda angkatan 2013 yang hadir dalam UBSI Alumni Padel Day 2026 pada Padelago x The Luna Depok pada Sabtu (8/8) sambil membawa cerita tentang perjalanan panjangnya dari aktivis organisasi kampus hingga kini mengabdi sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bogor.
Bagi Aditya, kegiatan tersebut bukan sekadar kesempatan untuk berolahraga. Pertemuan dengan sesama alumni justru menjadi ruang untuk memperluas networking, bertukar cerita mengenai perjalanan karier, sekaligus kembali merasakan kebersamaan sebagai bagian dari keluarga besar UBSI.
Baca juga: Kembali ke UBSI Lewat Padel, Fatahillah Azhuri Bawa Cerita dari Ruang Kelas ke Industri Kreatif
“Kegiatan padel ini seru sekali. Selain berolahraga, kita bisa saling ngobrol dan kenalan dengan banyak teman alumni baru. Harapannya, UBSI bisa mengadakan acara seperti ini secara lebih berkala dan dengan skala yang lebih besar lagi agar semakin banyak alumni yang bisa berkumpul dan membangun jejaring,” ujar Aditya dalam keterangan rilis yang diterima pada Sabtu (8/8).
Menurutnya, kegiatan alumni seperti ini penting karena setiap lulusan memiliki perjalanan yang berbeda. Ada yang berkembang di dunia bisnis, industri kreatif, teknologi, pemerintahan, hingga berbagai bidang profesi lainnya. Pertemuan tersebut menjadi kesempatan untuk saling mengenal sekaligus membuka kemungkinan kolaborasi.
Jauh sebelum mengenal dunia birokrasi pemerintahan, Aditya lebih dahulu belajar tentang kepemimpinan melalui organisasi kemahasiswaan. Saat menjadi mahasiswa UBSI kampus Margonda, ia aktif dalam Senat Mahasiswa (SEMA).
Bagi Aditya, pengalaman berorganisasi menjadi salah satu bagian paling penting dari masa kuliahnya. Tidak hanya menambah aktivitas di luar perkuliahan, keterlibatannya di SEMA membuatnya belajar mengelola waktu, memimpin tim, menyusun kegiatan, hingga berhadapan dengan berbagai karakter orang.
“Titik balik saya ada pada kegiatan organisasi SEMA UBSI kampus Margonda. Di sana saya belajar banyak tentang manajemen waktu, kepemimpinan, hingga penyelenggaraan berbagai event kemahasiswaan. Pengalaman tersebut menjadi fondasi utama yang sangat berguna dalam karier saya hingga menjadi ASN saat ini,” ungkapnya.
Pengalaman tersebut menjadi bekal yang kemudian ia bawa ketika memasuki dunia profesional. Aditya menyadari bahwa kemampuan yang dibutuhkan dalam dunia kerja tidak selalu diperoleh dari materi perkuliahan. Kemampuan berkomunikasi, bekerja dalam tim, mengatur prioritas, dan menyelesaikan persoalan justru banyak ditempa melalui pengalaman langsung.
Selepas menyelesaikan pendidikan di UBSI kampus Margonda pada 2016, Aditya sempat mengembangkan kompetensinya di sektor teknologi informasi. Ia bekerja di bidang Data Center.
Pengalaman tersebut memberikan pemahaman mengenai pengelolaan infrastruktur data sekaligus melatih kemampuan teknis dan manajerial. Perjalanan di bidang teknologi informasi itu kemudian menjadi bagian dari proses panjang sebelum akhirnya Aditya memilih jalur pengabdian di sektor publik.
Kini ia dipercaya menjalankan tugas sebagai PNS di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bogor. Pengalaman organisasi yang diperoleh sejak masa kuliah, ditambah pengalaman profesional di bidang teknologi informasi, menjadi bekal yang turut membentuk cara Aditya menjalankan tanggung jawabnya sebagai aparatur negara.
Perjalanan tersebut menunjukkan bahwa karier tidak selalu bergerak dalam satu garis lurus. Pengalaman yang diperoleh dari berbagai ruang justru dapat saling melengkapi ketika seseorang memasuki fase profesional yang berbeda.
Menurut Aditya, UBSI Alumni Padel Day 2026 memberikan pengalaman tersendiri. Setelah bertahun-tahun meninggalkan bangku kuliah, ia kembali bertemu dengan alumni dari berbagai angkatan dan profesi dalam suasana yang lebih santai.
Lapangan olahraga menjadi titik temu yang membuat percakapan terasa lebih cair. Dari obrolan ringan tentang pertandingan, alumni dapat berlanjut membicarakan pekerjaan, pengalaman hidup, hingga peluang membangun jejaring baru.
Aditya berharap kegiatan seperti ini tidak berhenti sebagai agenda sesaat. Menurutnya, semakin banyak alumni yang terlibat, semakin besar pula peluang terbentuknya jejaring yang dapat memberikan manfaat bagi alumni, mahasiswa, maupun kampus.
Ia juga menyampaikan harapan agar UBSI terus berkembang dan memperluas akses pendidikan ke berbagai wilayah di Indonesia.
“Harapan saya, UBSI semakin maju dan terus memperluas jangkauan pendidikan hingga ke pelosok daerah. Dengan begitu, semakin banyak masyarakat yang bisa mendapatkan akses pendidikan berkualitas,” tuturnya.
Baca juga: Bertemu di Lapangan, Berbagi Perjalanan! Kisah Akhmad Sabaruddin di UBSI Alumni Padel Day 2026
Hari itu, Aditya datang ke lapangan bukan hanya membawa semangat bertanding. Ia juga membawa kembali cerita tentang masa ketika dirinya belajar memimpin melalui organisasi mahasiswa, meniti karier di bidang teknologi informasi, hingga akhirnya memilih jalan pengabdian sebagai ASN.
Dari SEMA UBSI kampus Margonda hingga Pemerintah Kabupaten Bogor, perjalanan Aditya menjadi pengingat bahwa pengalaman masa kuliah tidak berhenti ketika wisuda selesai. Ada keterampilan yang terus terbawa, ada jejaring yang tetap terhubung, dan ada nilai-nilai yang perlahan menemukan maknanya ketika seseorang mulai menjalani kehidupan profesional.