Bertemu di Lapangan, Berbagi Perjalanan! Kisah Akhmad Sabaruddin di UBSI Alumni Padel Day 2026

0 8

BSINews, Depok – Pagi itu, lapangan Padelago x The Luna Depok pada Sabtu (8/8) menjadi tempat bertemunya kembali alumni Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI). Di antara alumni yang datang untuk mengayunkan raket dan melepas rindu dengan almamater, ada Akhmad Sabaruddin, alumni UBSI lulusan 2012, yang hadir membawa cerita tentang perjalanan karier di dunia teknologi informasi sekaligus passion olahraga yang berkembang menjadi sebuah komunitas.

Akhmad menjadi salah satu alumni yang turut meramaikan UBSI Alumni Padel Day 2026, sebuah ajang silaturahmi alumni yang memadukan olahraga dan kebersamaan. Baginya, kegiatan seperti ini bukan sekadar soal siapa yang paling jago mengembalikan bola, tetapi tentang kesempatan untuk kembali bertemu dengan almamater, memperluas relasi, sekaligus membuka ruang kolaborasi antarsesama alumni.

Baca juga: UBSI Alumni Padel Day 2026 Jadi Ruang Silaturahmi dan Perkuat Jejaring Alumni

“Acara hari ini bagus banget untuk alumni-alumni. Saya berharap kegiatan olahraga di jajaran UBSI bisa lebih ditingkatkan lagi, peminatnya makin banyak, dan silaturahminya semakin luas kepada seluruh alumni UBSI agar terjalin hubungan yang erat kembali,” ujar Akhmad dalam keterangan rilis yang diterima pada Sabtu (8/8).

Bagi Akhmad, pertemuan dengan sesama alumni di lapangan padel menghadirkan pengalaman yang berbeda. Setelah bertahun-tahun meninggalkan bangku kuliah, ia dapat kembali merasakan atmosfer kebersamaan dengan orang-orang yang memiliki satu titik temu, yakni pernah menjadi bagian dari perjalanan UBSI.

Namun, ada cerita lain yang membuat kehadiran Akhmad di lapangan padel kali ini terasa semakin relevan. Olahraga yang ia jalani sebagai passion ternyata telah membawanya membangun sebuah komunitas yang kini berkembang cukup besar.

Akhmad memang telah lama memiliki ketertarikan terhadap olahraga, salah satunya basket. Ketika padel mulai semakin populer dan menarik perhatian masyarakat, khususnya di wilayah Cibubur, ia melihat peluang untuk menghadirkan sebuah ruang yang dapat mempertemukan orang-orang dengan minat yang sama.

Berawal dari keinginan sederhana untuk bermain dan berkumpul, Akhmad kemudian menggagas Mabar Padel Club. Tidak ada ambisi besar ketika komunitas tersebut pertama kali dibentuk. Namun, konsistensi dan antusiasme para pemain membuatnya berkembang hingga kini memiliki lebih dari 260 anggota aktif.

Bagi Akhmad, perkembangan tersebut menjadi pengalaman menarik. Sebuah aktivitas yang awalnya hanya berangkat dari hobi ternyata dapat berkembang menjadi komunitas dengan jejaring yang jauh lebih luas.

“Awalnya memang hanya untuk tempat mabar dan berkumpul. Tapi ternyata peminatnya semakin banyak dan komunitasnya terus berkembang,” ungkapnya.

Kisah tersebut menunjukkan bagaimana passion dapat menjadi pintu masuk menuju pengalaman baru. Bukan hanya membuat seseorang tetap aktif, tetapi juga mempertemukannya dengan banyak orang dari berbagai latar belakang.

Di luar lapangan padel, Akhmad menjalani kehidupan profesional yang tidak kalah menarik. Selepas menyelesaikan pendidikan di UBSI pada 2012, ia mengawali karier sebagai IT Support di salah satu bank pemerintah.

Perjalanan tersebut terus berkembang seiring bertambahnya pengalaman dan kompetensi yang dimiliki. Kini, Akhmad dipercaya menangani berbagai aplikasi yang berkaitan dengan sistem pembayaran nasional di Bank Indonesia.

Menariknya, ketertarikannya terhadap dunia teknologi telah tumbuh sejak masih menjadi mahasiswa UBSI. Salah satu mata kuliah yang paling membekas baginya adalah Web Programming.

“Saya sangat menyukai Web Programming saat kuliah karena chemistry-nya dapat. Ilmu yang saya dapatkan selama kuliah di UBSI terbukti sangat bermanfaat dan relevan dengan pekerjaan saya sekarang dalam menangani aplikasi sistem pembayaran,” tuturnya.

Apa yang dahulu dipelajari di ruang kelas akhirnya menemukan relevansinya dalam perjalanan karier. Dari mempelajari bagaimana sebuah sistem dibangun hingga ikut menangani aplikasi yang digunakan dalam ekosistem sistem pembayaran nasional, perjalanan Akhmad menjadi pengingat bahwa kompetensi yang dibangun sejak bangku kuliah dapat terus berkembang ketika dipertemukan dengan pengalaman.

Bagi Akhmad, UBSI Alumni Padel Day 2026 menjadi lebih dari sekadar agenda olahraga. Lapangan menjadi ruang untuk menghidupkan kembali relasi yang mungkin sempat berjarak karena kesibukan masing-masing.

Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dikembangkan sehingga semakin banyak alumni yang terlibat. Menurutnya, olahraga dapat menjadi medium yang ringan tetapi efektif untuk membangun kembali hubungan antarlulusan.

“Semoga ke depannya hubungan silaturahmi antaralumni maupun dengan pihak kampus UBSI bisa terus terjalin dengan erat. Saya juga berharap ada kolaborasi yang lebih berkesinambungan untuk menghadirkan kegiatan-kegiatan yang memberikan dampak positif bagi mahasiswa dan alumni,” harapnya.

Baca juga: UBSI Alumni Padel Day 2026 Jadi Ajang Reuni Seru Sekaligus Perluas Jaringan Profesional

Seperti perjalanan hidupnya sendiri, Akhmad menunjukkan bahwa bertumbuh tidak harus memilih satu jalan. Karier di dunia teknologi tetap berjalan, passion olahraga terus berkembang, dan dari sebuah hobi sederhana lahir komunitas yang mempertemukan ratusan orang.

Di lapangan UBSI Alumni Padel Day 2026, raket mungkin hanya menjadi alat permainan. Tetapi alumni seperti Akhmad, pertemuan itu menjadi cara sederhana untuk mengingat kembali bahwa setelah bertahun-tahun meninggalkan kampus, selalu ada alasan untuk pulang dan kembali terhubung.

Leave A Reply

Your email address will not be published.