Dosen UBSI Dampingi Santri Rumah Tahfidz Daar El Huffadzh Kuasai Microsoft Excel Lanjutan

0 6

BSINews, Jakarta – Dosen Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) turut mengambil peran dalam meningkatkan literasi digital santri melalui kegiatan Pelatihan Keterampilan Microsoft Excel Lanjutan bagi Santri di Rumah Tahfidz Daar El Huffadzh, Sabtu (18/7). Kegiatan Pengabdian Masyarakat ini menjadi ruang pembelajaran bagi para santri untuk mengenal dan mengembangkan keterampilan pengolahan data menggunakan Microsoft Excel secara lebih aplikatif.

Pelatihan dipimpin oleh Adi Chandra Setiawan selaku Ketua Pelaksana Pengabdian Masyarakat UBSI, dengan Chaerul Bachri dan Eka Herdit Juningsih sebagai tutor. Kegiatan tersebut juga melibatkan empat mahasiswa UBSI, yakni Widya Rachmawati, Shofil Fuady, Rissa Azzahra, dan Rasya Alehandra Putra, yang berperan sebagai pendamping peserta selama proses pembelajaran dan praktik.

Baca juga: Dosen UBSI Terlibat Riset BRIN, Kaji Model Dana Abadi Daerah untuk Pembangunan Berkelanjutan

Kehadiran dosen UBSI dalam kegiatan tersebut menjadi bagian penting dalam menciptakan suasana belajar yang lebih interaktif. Para dosen tidak hanya membantu peserta ketika mengalami kendala teknis, tetapi juga mendampingi santri saat mempraktikkan materi sehingga proses pembelajaran dapat berlangsung lebih mudah dan komunikatif.

Selama pelatihan, santri mendapatkan materi Microsoft Excel tingkat lanjutan yang disampaikan secara bertahap. Materi tidak hanya diberikan melalui penjelasan, tetapi juga dilengkapi praktik langsung agar peserta dapat memahami penggunaan berbagai fitur dan pengolahan data secara lebih kontekstual.

Antusiasme santri terlihat sepanjang kegiatan berlangsung. Peserta aktif mengikuti arahan tutor, mencoba berbagai fitur Microsoft Excel, serta menyelesaikan latihan dengan pendampingan tutor dan mahasiswa UBSI.

Adi Chandra Setiawan mengatakan bahwa keterampilan yang diberikan diharapkan dapat terus dikembangkan oleh para santri setelah kegiatan berakhir.

“Kami berharap pelatihan ini tidak berhenti pada kegiatan hari ini saja. Keterampilan Microsoft Excel yang sudah dipelajari dapat terus dipraktikkan dan dimanfaatkan oleh para santri, baik untuk kebutuhan pendidikan maupun kegiatan administrasi di masa mendatang,” ujar Adi dalam keterangan rilis yang diterima pada Minggu (19/7).

Sementara itu, Chaerul Bachri selaku tutor menilai bahwa pembelajaran teknologi perlu dikemas melalui praktik agar peserta dapat memahami manfaatnya secara langsung.

“Microsoft Excel bukan hanya tentang mengenal rumus atau fitur, tetapi bagaimana peserta mampu menggunakannya untuk menyelesaikan pekerjaan secara lebih efektif dan terstruktur. Melalui praktik langsung, kami berharap para santri semakin percaya diri dalam menggunakan teknologi,” ungkap Chaerul dalam keterangan rilis yang diterima pada Minggu (19/7).

Hal senada disampaikan Eka Herdit Juningsih. Menurut Eka, kemampuan digital menjadi salah satu kompetensi yang penting untuk terus dikembangkan oleh generasi muda, termasuk para santri.

“Kami sangat mengapresiasi antusiasme para santri selama mengikuti pelatihan. Semoga ilmu yang diperoleh dapat diterapkan dalam kegiatan sehari-hari dan menjadi bekal untuk terus mengembangkan kemampuan di bidang teknologi informasi,” tutur Eka dalam keterangan rilis yang diterima pada Minggu (19/7).

Baca juga: Bukan Sekadar Hitung Angka Mahasiswa dan Dosen UBSI Bongkar Rahasia Sukses Berkarier di Dunia Akuntansi

Melalui kegiatan tersebut, para santri diharapkan mampu meningkatkan kemampuan mengolah dan menyajikan data secara lebih efektif, sistematis, dan akurat. Keterampilan tersebut dapat dimanfaatkan untuk mendukung kebutuhan pendidikan, administrasi, maupun berbagai aktivitas lain yang membutuhkan kemampuan pengolahan data.

Keterlibatan dosen UBSI dalam pelatihan Microsoft Excel ini sekaligus menunjukkan bahwa pembelajaran di perguruan tinggi dapat memberikan manfaat ketika dibawa keluar dari ruang kelas. Dengan berbagi pengetahuan dan mendampingi masyarakat secara langsung, pengabdian masyarakat ini tidak hanya mempelajari menjadi pengguna teknologi, tetapi juga mengambil peran dalam memperluas literasi digital di lingkungan sekitar.

Leave A Reply

Your email address will not be published.