38 Bibit untuk 38 Tahun! Calandra Adventures dan BSI Explore Hijaukan Pantai Bahagia Muara Gembong

0 16

BSINews, Bekasi- UKM Pecinta Alam UBSI Calandra Adventures bersama BSI Explore menanam 38 bibit mangrove di Pantai Bahagia, Muara Gembong, Kabupaten Bekasi, Sabtu (22/8/2026). Kegiatan penanaman mangrove UBSI ini menjadi bagian dari rangkaian perayaan Hari Ulang Tahun Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) ke-38 sekaligus memperingati Dies Natalis Calandra Adventures ke-33.

Sebanyak 38 bibit mangrove ditanam sebagai simbol usia UBSI yang genap 38 tahun pada 2026. Namun, kegiatan tersebut tidak sekadar menjadi bagian dari perayaan hari jadi. Penanaman mangrove ini menjadi wujud kepedulian mahasiswa dan sivitas akademika terhadap kelestarian lingkungan, khususnya dalam menjaga ekosistem pesisir Pantai Bahagia yang berada di kawasan Muara Gembong.

Baca juga: Bekali Siswa dengan Literasi Digital, BSI Explore Karangpakis Gelar Pelatihan Internet Sehat

Sebelum penanaman dimulai, Sekretaris Desa Pantai Bahagia, Ahmad, memberikan penjelasan kepada peserta mengenai jenis mangrove yang digunakan, karakteristik tanaman, serta manfaatnya bagi lingkungan pesisir.

“Jenis mangrove yang akan ditanam hari ini adalah Rhizophora mucronata. Tanaman ini dapat tumbuh hingga ketinggian sekitar 9–10 meter, serupa dengan mangrove yang sudah ditanam sejak tahun 2012,” jelas Ahmad.

Menurutnya, keberadaan mangrove memiliki peranan penting dalam menjaga kawasan pesisir. Vegetasi mangrove dapat membantu melindungi wilayah pantai dari dampak abrasi sekaligus menjadi habitat bagi berbagai jenis organisme yang hidup di kawasan pesisir.

Selain itu, mangrove juga memiliki kemampuan menyerap karbon dioksida dan menghasilkan oksigen. Karena itu, keberadaan tanaman mangrove menjadi salah satu bagian penting dalam menjaga keseimbangan lingkungan serta mendukung keberlanjutan ekosistem pesisir.

Pemilihan Rhizophora mucronata dalam kegiatan tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi kawasan Pantai Bahagia. Penanaman yang dilakukan mahasiswa bersama berbagai pihak juga menjadi bentuk pembelajaran langsung mengenai pentingnya konservasi lingkungan.

Kegiatan ini sekaligus memperkuat kolaborasi antara UKM Pecinta Alam UBSI Calandra Adventures, BSI Explore, pemerintah desa, dan masyarakat setempat. Kebersamaan tersebut menunjukkan bahwa upaya menjaga lingkungan membutuhkan keterlibatan berbagai pihak agar dapat memberikan dampak yang lebih luas dan berkelanjutan.

Semangat UBSI sebagai Kampus Digital Kreatif juga tercermin melalui kepedulian mahasiswa terhadap lingkungan dan masyarakat. Melalui UKM Pecinta Alam UBSI Calandra Adventures, mahasiswa tidak hanya mengembangkan kemampuan dan pengalaman di luar ruang, tetapi juga terlibat langsung dalam kegiatan konservasi lingkungan. Penanaman 38 bibit mangrove di Pantai Bahagia, Muara Gembong, menjadi salah satu wujud nyata kontribusi mahasiswa dalam menjaga ekosistem pesisir sekaligus menumbuhkan kesadaran akan pentingnya pelestarian alam.

Bagi Calandra Adventures, kegiatan pelestarian lingkungan juga sejalan dengan peran organisasi mahasiswa yang bergerak di bidang kepencintaalaman, lingkungan hidup, kegiatan alam bebas, dan sosial kemasyarakatan. Berbagai aktivitas konservasi diharapkan mampu membangun kesadaran mahasiswa untuk ikut menjaga kelestarian alam.

Sementara itu, BSI Explore sebagai program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) unggulan UBSI memberikan ruang bagi mahasiswa terpilih untuk mengaplikasikan pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh selama perkuliahan secara langsung di tengah masyarakat.

Baca juga: BSI Explore 2026 Menembus Jalan Terjal dan Sungai Kapuas ke Desa Radak

Melalui penanaman 38 bibit mangrove tersebut, Calandra Adventures dan BSI Explore berharap aksi yang dilakukan dalam rangka memperingati 38 tahun UBSI tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial. Bibit yang ditanam diharapkan dapat tumbuh dan memberikan manfaat bagi lingkungan serta masyarakat sekitar dalam jangka panjang.

Momentum perayaan hari jadi UBSI dan Dies Natalis Calandra Adventures pun menjadi pengingat bahwa kontribusi mahasiswa dapat diwujudkan melalui berbagai aksi positif. Dari 38 bibit yang ditanam di pesisir Pantai Bahagia, tumbuh harapan untuk menjaga lingkungan sekaligus menanamkan semangat konservasi kepada generasi muda.

Leave A Reply

Your email address will not be published.