Perkuat Transformasi Digital, UPN Veteran Jatim Lakukan Benchmarking ke UBSI
BSINews, Jakarta – Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) menerima kunjungan benchmarking dari Universitas Pembangunan Nasional (UPN) “Veteran” Jawa Timur di Kampus UBSI, jl. Kramat Raya no.98, Senen, Jakarta Pusat, Rabu (15/7). Pertemuan ini digelar untuk berbagi praktik pengelolaan serta pengembangan sistem informasi perguruan tinggi yang aman, efektif, dan berkelanjutan.
Rombongan UPN “Veteran” Jatim disambut langsung oleh Rektor UBSI, Prof. Dr. Ir. Mochamad Wahyudi, M.Kom., MM., M.Pd., IPU., ASEAN Eng., bersama jajaran pimpinan terkait. Hadir mendampingi, Dekan Fakultas Teknik dan Informatika (FTI) UBSI Rahmat Adi Purnama, M.Kom., Ketua Prodi S1 Software Engineering (RPL) Dr. Taufik Baidawi, M.Kom., serta Ketua Prodi S2 Magister Teknologi Informasi sekaligus S1 Informatika Dr. Sumanto, M.Kom.
Baca juga: Prodi Manajemen UBSI Lakukan Benchmarking Pengembangan Pusat Kajian ke FEB Telkom University
Sementara itu, tim UPN “Veteran” Jatim dipimpin oleh Dekan Fakultas Ilmu Komputer Prof. Dr. Ir. Novirina Hendrasarie, M.T., bersama jajaran wakil dekan bidang teknologi informasi.
Dalam kesempatan tersebut, Prof. Wahyudi menekankan pentingnya pemanfaatan teknologi informasi untuk memperkuat tata kelola perguruan tinggi.
Ia menjelaskan bahwa transformasi digital tidak sekadar menghadirkan aplikasi baru, melainkan menyatukan teknologi ke dalam seluruh proses bisnis institusi.
“Transformasi digital tidak hanya berkaitan dengan penggunaan aplikasi, tetapi bagaimana teknologi informasi dapat diintegrasikan untuk mendukung proses bisnis, meningkatkan kualitas layanan, menyediakan data yang akurat, serta membantu pimpinan dalam pengambilan keputusan,” ujar Prof Wahyudi dalam keterangannnya, Jumat (21/8).
Sementara itu, kedua pihak berdiskusi interaktif mengenai integrasi layanan akademik dan non-akademik, pengelolaan infrastruktur, keamanan data, hingga pemanfaatan sistem informasi untuk pengambilan keputusan.
” Tim UPN Veteran Jatim secara khusus mendalami strategi UBSI dalam pemeliharaan sistem, evaluasi berkala, serta pengembangan layanan digital yang responsif terhadap kebutuhan sivitas akademika,” jelasnya.
Baca juga: BPMA UBSI Lakukan Benchmarking ke KPM ITS, Perkuat SPMI Menuju Kampus Digital Kreatif Berkelas Dunia
Prof Wahyudi berharap, kegiatan ini tidak berhenti pada pertukaran informasi saja, namun dapat membuka peluang kerja sama yang lebih luas di masa depan.
“Kolaborasi ini mencakup pengembangan teknologi informasi, peningkatan kompetensi sumber daya manusia, hingga pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi demi mendukung kemajuan pendidikan tinggi di Indonesia,” tutupnya.