BSINews, Pontianak — Tiga mahasiswa Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) Kampus Pontianak yang dikenal sebagai Kampus Digital Kreatif tampil gemilang dalam ajang IBCA MMA Kalbar Kejurprov yang digelar di GOR Pangsuma Pontianak, Minggu (13/9) silam. Dari kompetisi tersebut, mereka berhasil membawa pulang dua medali emas dan satu medali perunggu.
Ajang yang digelar oleh IBCA Kalbar tersebut diikuti sekitar 70 peserta dari berbagai daerah. Kompetisi ini menjadi ruang bagi para atlet untuk menunjukkan kemampuan dalam olahraga bela diri Mixed Martial Arts (MMA), termasuk tiga mahasiswa UBSI Kampus Kota Pontianak.
Dua medali emas dipersembahkan oleh Aldo Alparizie dan Jansen Charlosta Welson Nau yang masing-masing berhasil meraih juara pertama. Sementara itu, Riski Alfadil Anugra turut menambah perolehan medali dengan meraih juara ketiga dan membawa pulang medali perunggu.
Tiga Mahasiswa UBSI Kampus Pontianak Sabet Dua Emas dan Satu Perunggu di Kejurprov MMA Kalbar
Bagi Aldo, raihan medali emas tersebut menjadi hasil dari proses latihan dan persiapan yang dilakukan sebelum pertandingan. Ia mengaku bersyukur dapat meraih juara pertama sekaligus membawa nama UBSI di kompetisi tingkat Provinsi Kalimantan Barat.
“Saya sangat bersyukur bisa meraih juara 1 pada Kejurprov MMA Kalbar. Hasil ini tentunya tidak datang begitu saja, tetapi melalui proses latihan, kerja keras, disiplin, dan dukungan dari pelatih maupun orang-orang di sekitar saya,” ujar Aldo dalam keterangan tertulis, Rabu (23/9).
Ia berharap pencapaian tersebut dapat menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kemampuan sekaligus mendorong mahasiswa lainnya agar berani mengembangkan potensi yang dimiliki.
“Semoga prestasi ini bisa menjadi motivasi bagi saya untuk terus berlatih dan berkembang. Saya juga berharap teman-teman mahasiswa lainnya berani mengembangkan bakat yang mereka miliki dan tidak takut untuk mengikuti kompetisi,” tambahnya.
Koordinator Kemahasiswaan UBSI Kampus Pontianak, Yoki Firmansyah, mengapresiasi capaian yang diraih Aldo, Jansen, dan Riski. Menurutnya, prestasi tersebut menunjukkan bahwa mahasiswa memiliki kesempatan untuk berkembang dan berprestasi di berbagai bidang, tidak hanya akademik.
“Kami sangat mengapresiasi perjuangan Aldo, Jansen, dan Riski yang telah memberikan prestasi bagi UBSI. Raihan dua medali emas dan satu medali perunggu pada IBCA MMA Kalbar Kejurprov menjadi bukti bahwa mahasiswa UBSI memiliki potensi yang beragam dan mampu bersaing dalam berbagai bidang,” ungkap Yoki.
Ia menambahkan, olahraga juga menjadi bagian dari proses pembentukan karakter mahasiswa. Melalui latihan dan pertandingan, mahasiswa dapat belajar membangun kedisiplinan, keberanian, sportivitas, konsistensi, serta kemampuan menghadapi tekanan.
Baca juga : Mahasiswa UBSI Kampus Karawang Tunjukkan Prestasi di Kejurnas Judo 2026
“Olahraga bukan hanya tentang menang atau kalah. Di dalamnya ada proses membangun kedisiplinan, keberanian, sportivitas, konsistensi, mental bertanding, serta kemampuan menghadapi tekanan. Nilai-nilai inilah yang juga dibutuhkan mahasiswa ketika nantinya memasuki dunia kerja dan kehidupan profesional,” jelasnya.
Capaian tiga mahasiswa tersebut menambah deretan prestasi UBSI Kampus Pontianak di berbagai bidang. Keberhasilan di ajang Kejurprov MMA Kalbar juga menunjukkan bahwa mahasiswa dapat mengembangkan potensi melalui berbagai aktivitas di luar kegiatan akademik.
UBSI sebagai Kampus Digital Kreatif terus memberikan ruang bagi mahasiswa untuk mengembangkan minat dan bakat, mengikuti kompetisi, serta menjadikan pengalaman tersebut sebagai bagian dari proses pengembangan diri.
Dua medali emas dan satu medali perunggu yang dipersembahkan Aldo, Jansen, dan Riski menjadi capaian yang membawa nama UBSI Kampus Pontianak di ajang olahraga tingkat Provinsi Kalimantan Barat.