Mahasiswa UBSI Rancang Website Booking Properti Berbasis CRM untuk Lydia Property

0 119

BSINews, Jakarta – Mahasiswa Program Studi (Prodi) Informatika Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI), Juanny Cheristy Souisa, resmi menyerahkan sistem aplikasi booking properti berbasis web kepada Lydia Property. Serah terima sistem ini berlangsung di kantor PT Muti Group Indonesia, Jakarta, pada Sabtu (18/7). Karya teknologi ini merupakan implementasi nyata dari hasil penelitian skripsi yang diaplikasikan langsung ke dunia industri.

Sistem tersebut diterima oleh Nadia Pernanda, perwakilan Human Resources Development & General Affair PT Muti Group Indonesia. Inovasi ini hadir untuk memecahkan masalah inefisiensi dalam proses pemasaran dan pemesanan properti yang sebelumnya belum terintegrasi secara digital. Dengan hadirnya website ini, pengelolaan data promosi hingga pemesanan konsumen menjadi lebih terpusat, cepat, dan akurat.

Baca juga: Raih Dana Penelitian & Pengabdian Makin Mudah: UBSI Yogyakarta Gelar Workshop Proposal Hibah BIMA Super Lengkap!

Dalam pengembangannya, sistem ini mengedepankan pendekatan Customer Relationship Management (CRM) untuk meningkatkan kualitas hubungan antara perusahaan dan pelanggan. Secara teknis, aplikasi dibangun menggunakan arsitektur microservices berbasis framework NestJS dan TypeScript. Arsitektur ini membagi sistem operasional menjadi empat layanan independen, yakni layanan akun, properti, pesanan, dan pembayaran.

Untuk menunjang keandalan sistem, aplikasi ini mengintegrasikan berbagai teknologi mutakhir seperti Kong API Gateway, Cloudflare, Supabase, hingga infrastruktur AWS. Berdasarkan hasil pengujian menggunakan metode Black-Box Testing, seluruh fungsionalitas sistem telah berjalan optimal sesuai skenario kebutuhan pengguna. Pihak Lydia Property menyambut baik kehadiran sistem digital ini sebagai langkah awal pembaruan strategi pemasaran mereka.

Penyerahan ini sekaligus menandai tuntasnya tahap implementasi dan pengujian sistem bagi Lydia Property. Ke depannya, website ini diharapkan dapat digunakan secara berkelanjutan untuk mendongkrak efisiensi bisnis perusahaan. Sebagai rencana tindak lanjut, inovasi ini juga disarankan untuk dikembangkan lebih jauh ke dalam bentuk aplikasi mobile bagi pengguna Android maupun iOS.

Leave A Reply

Your email address will not be published.