Jaga Kemitraan Pendidikan, UBSI School Appreciation Program 2206 Ajak Sekolah Jelajahi Yogyakarta

0 8

BSINews, Yogyakarta – Hubungan antara sekolah dan perguruan tinggi tidak seharusnya berhenti ketika siswa menyelesaikan pendidikan menengah dan melanjutkan kuliah. Kolaborasi yang terjaga dapat membuka ruang komunikasi, memperluas wawasan, serta membantu generasi muda mengenali pilihan pendidikan untuk masa depan mereka. Semangat tersebut menjadi bagian dari pelaksanaan UBSI School Appreciation Program 2026 yang digelar Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) pada Senin-Rabu, 5–7 Oktober 2026.

Pada gelombang pertama, program ini diikuti tujuh sekolah mitra dari wilayah Jakarta dan Bekasi. Kegiatan tersebut menjadi bentuk apresiasi UBSI atas kontribusi sekolah dalam mengantarkan siswa melanjutkan pendidikan tinggi, sekaligus menjadi kesempatan untuk mempererat hubungan dalam suasana yang lebih santai dan akrab.

Baca juga: UBSI School Appreciation Program 2025 Apresiasi untuk Guru BK Melalui Jelajah Budaya Yogyakarta

UBSI School Appreciation Program 2026

Ketujuh sekolah yang mengikuti program ini adalah SMKN 17 Jakarta, SMKN 42 Jakarta, SMAN 2 Babelan, SMAN 1 Tarumajaya Bekasi, SMAN 3 Babelan, SMKN 11 Bekasi, dan SMK Yadika 1 Jakarta.

Keikutsertaan sekolah dalam program apresiasi ini didasarkan pada kontribusi jumlah siswa yang melanjutkan pendidikan ke UBSI. Sekolah dengan lebih dari 15 siswa berkesempatan mengikuti perjalanan apresiasi ke Yogyakarta, lebih dari 25 siswa ke Bali, serta lebih dari 35 siswa ke Singapura atau Malaysia.

Kepala Kampus UBSI Kampus Kaliabang, Muhamad Tabrani, menyampaikan bahwa program ini merupakan bentuk penghargaan atas kepercayaan dan kerja sama yang telah dibangun bersama sekolah mitra. Menurutnya, sekolah memiliki peran penting dalam mendampingi siswa mengenali potensi dan menentukan langkah setelah lulus.

“Bagi kami, sekolah mitra bukan sekadar bagian dari proses penerimaan mahasiswa baru, tetapi juga rekan penting dalam mempersiapkan generasi muda menuju masa depan yang lebih baik. Melalui program ini, kami ingin menyampaikan apresiasi atas kepercayaan dan kolaborasi yang telah terjalin. Kami berharap hubungan baik ini terus berkembang dan memberikan manfaat bagi kedua belah pihak,” ujar Tabrani dalam keterangan rilis yang diterima pada Selasa (13/10).

Tabrani menambahkan bahwa hubungan antara sekolah dan perguruan tinggi perlu terus dijaga agar siswa memperoleh informasi serta dukungan yang memadai ketika menentukan pilihan pendidikan tinggi.

“Semoga kegiatan ini menjadi pengalaman yang berkesan bagi seluruh peserta sekaligus memperkuat semangat untuk terus berkolaborasi. Kami percaya, ketika sekolah dan perguruan tinggi berjalan bersama, semakin banyak peluang yang dapat dibuka bagi generasi muda untuk meraih cita-citanya,” tambahnya.

Dari sisi sekolah, Kepala SMK Yadika 1 Jakarta, Drs. Sahrul Efendi Napitupulu, menilai kegiatan apresiasi menjadi kesempatan untuk mempererat hubungan antarlembaga pendidikan. Kerja sama yang terjaga diharapkan dapat memberikan dorongan bagi siswa untuk melanjutkan pendidikan dan mempersiapkan diri menghadapi masa depan.

“Program apresiasi seperti ini menjadi kesempatan yang baik untuk mempererat hubungan antara sekolah dan perguruan tinggi. Kami berharap kerja sama yang telah terjalin dapat terus berkembang, sehingga semakin banyak siswa yang termotivasi untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi dan mempersiapkan diri menghadapi masa depan,” ungkap Drs. Sahrul dalam keterangan rilis yang diterima pada Selasa (13/10).

Pandangan serupa disampaikan Wakil Kepala Sekolah Bidang Humas SMAN 3 Babelan Bekasi, Dadang Mazur. Ia melihat kolaborasi sekolah dan perguruan tinggi sebagai salah satu cara untuk memperluas wawasan siswa mengenai pilihan pendidikan setelah lulus sekolah.

“Kami menyambut baik kegiatan yang memperkuat hubungan antara sekolah dan perguruan tinggi. Kolaborasi seperti ini diharapkan dapat terus terjalin, bukan hanya dalam penerimaan mahasiswa baru, tetapi juga melalui kegiatan edukatif yang memberikan wawasan, motivasi, dan manfaat nyata bagi siswa dalam merencanakan masa depan mereka,” tutur Dadang dalam keterangan rilis yang diterima pada Selasa (13/10).

Rangkaian kegiatan gelombang pertama diawali dengan penjemputan peserta dari wilayah Jakarta di UBSI Kampus Dewi Sartika, sementara peserta dari wilayah Bekasi berkumpul di UBSI Kampus Kaliabang. Setelah itu, rombongan berangkat menuju Yogyakarta untuk mengikuti kegiatan explore yang dirancang sebagai sarana rekreasi, kebersamaan, dan penguatan hubungan dengan sekolah mitra.

Yogyakarta dipilih sebagai tujuan perjalanan yang memberi kesempatan bagi peserta untuk menikmati suasana kota dengan kekayaan budaya, sejarah, dan destinasi wisatanya. Di luar agenda perjalanan, kebersamaan tersebut juga menjadi ruang bagi pihak UBSI dan perwakilan sekolah untuk berkomunikasi lebih dekat, bertukar pengalaman, serta memperkuat hubungan yang selama ini terjalin melalui kerja sama pendidikan.

Baca juga: Wujud Apresiasi, UBSI Kampus Tegal Hadiahi Sekolah Relasi Wisata Budaya ke Yogyakarta

Melalui UBSI School Appreciation Program 2026, UBSI berupaya menjaga kemitraan dengan sekolah tidak hanya melalui urusan penerimaan mahasiswa baru, tetapi juga lewat interaksi yang membangun kepercayaan dan kedekatan. Hubungan yang baik diharapkan dapat menjadi landasan bagi kolaborasi yang lebih luas, termasuk kegiatan edukatif yang membantu siswa mengenali peluang pendidikan tinggi.

Bagi UBSI dan sekolah mitra, perjalanan ini menjadi pengingat bahwa upaya mendampingi generasi muda menuju perguruan tinggi merupakan tanggung jawab yang dapat dijalankan bersama. Apresiasi menjadi salah satu cara merawat hubungan tersebut agar terus tumbuh dan membuka lebih banyak kesempatan bagi siswa untuk merencanakan masa depannya.

Leave A Reply

Your email address will not be published.