FEB UBSI Matangkan Strategi Pengembangan Fakultas, Perkuat Kolaborasi Akademik dan Mutu Program Studi

0 4

BSINews, Jakarta — Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) sebagai Kampus Digital Kreatif mematangkan strategi pengembangan fakultas melalui penguatan koordinasi antarprogram studi, kolaborasi akademik, serta persiapan visitasi akreditasi. Upaya tersebut dibahas dalam rapat fakultas yang dipimpin Dekan FEB UBSI, Ani Wijayanti, pada Jumat (16/10).

FEB UBSI Matangkan Strategi Pengembangan Fakultas, Perkuat Kolaborasi Akademik dan Mutu Program Studi

Rapat yang berlangsung secara luring di Ruang Rapat Gedung Rektorat UBSI dan daring melalui Zoom Meeting itu membahas sejumlah agenda prioritas, mulai dari persiapan Diaspora Berdampak 2026, kolaborasi Seminar Nasional bersama ASA, hingga pemutakhiran Rencana Strategis (Renstra) fakultas.

Dalam persiapan Diaspora Berdampak 2026, FEB UBSI mematangkan jadwal kegiatan, linimasa, pembagian tugas panitia, dan koordinasi teknis. Pemutakhiran informasi perkembangan persiapan dijadwalkan setiap Rabu agar pelaksanaan kegiatan dapat dipantau secara berkala.

FEB UBSI juga membahas persiapan Seminar Nasional bersama ASA, termasuk tindak lanjut penyusunan Implementation Agreement (IA) oleh masing-masing program studi. Kolaborasi tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi akademik dan mendorong keterlibatan program studi dalam kegiatan ilmiah.

Selain agenda kolaborasi, rapat fakultas menyoroti persiapan visitasi akreditasi program studi. Setelah dokumen akreditasi diunggah, koordinasi dilanjutkan untuk memastikan kesiapan data, bukti pendukung, serta kesesuaian pelaksanaan kegiatan akademik dengan dokumen yang telah disampaikan.

Koordinasi antara fakultas dan program studi menjadi penting agar kebutuhan setiap program studi dapat ditindaklanjuti secara tepat. Dengan persiapan yang terarah, FEB UBSI berupaya mendukung kelancaran proses visitasi sekaligus menjaga dan meningkatkan mutu pendidikan tinggi.

Dekan FEB UBSI, Ani Wijayanti, menyampaikan bahwa koordinasi lintas program studi diperlukan agar setiap agenda fakultas dapat berjalan terarah dan sesuai dengan prioritas pengembangan.

“Penguatan koordinasi, kolaborasi akademik, dan persiapan akreditasi perlu dilakukan secara berkelanjutan. Dengan pembagian tanggung jawab yang jelas dan tindak lanjut yang terukur, setiap program studi diharapkan dapat berkontribusi optimal dalam mendukung pengembangan fakultas dan peningkatan mutu pendidikan,” ujarnya dalam keterangan rilis yang diterima di Jakarta Senin (19/10).

Baca Juga : UBSI dan University of Northern Philippines Tutup International Faculty Exchange, Perkuat Kolaborasi Akademik Global

Sebagai bagian dari perencanaan strategis, FEB UBSI menjadwalkan Rapat Kerja pada 9–10 November 2026. Agenda tersebut mencakup pemutakhiran Renstra serta pembahasan pengembangan pusat kajian keilmuan pada Program Studi Manajemen S1 dan S2, Akuntansi, Perhotelan dan Pariwisata Jakarta, serta Perhotelan Yogyakarta.

Pemutakhiran Renstra diharapkan dapat menyelaraskan arah pengembangan fakultas dengan program kerja masing-masing program studi. Sementara itu, pengembangan pusat kajian keilmuan diarahkan untuk memperkuat bidang kajian sesuai karakteristik dan kebutuhan setiap program studi.

Melalui rangkaian agenda tersebut, FEB UBSI sebagai bagian dari UBSI sebagai Kampus Digital Kreatif terus mendorong kolaborasi akademik, kesiapan akreditasi, dan perencanaan fakultas yang terarah. Langkah ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan untuk mendukung pengembangan institusi dan meningkatkan mutu pendidikan tinggi. (Safika)

Leave A Reply

Your email address will not be published.