Melalui Hibah Diaspora Berdampak, UBSI Gelar Kuliah Umum Internasional Dorong Kemajuan Agroindustri Cerdas
BSINews, Jakarta – Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) yang terkenal sebagai Kampus Digital Kreatif, menggelar kuliah umum internasional bertajuk “Embedded Software & Firmware Roles in Smart Agroindustry: From Prototype to Mass Production” di Auditorium Tambora UBSI kampus Kramat 98, Jakarta, Rabu (16/9) lalu. Agenda ini terselenggara melalui program Hibah Diaspora Berdampak untuk memperkuat kolaborasi akademik dan industri global.
Penerima Hibah Diaspora Berdampak, Assoc. Prof. Dr. Ir. Taufik Baidawi, M.Kom, selaku Ketua Program Studi (Prodi) Software Engineering (RPL) UBSI, menyatakan bahwa penguatan kompetensi mahasiswa menjadi kebutuhan mendesak saat ini. Perkembangan sektor industri kini menuntut integrasi sistem digital yang makin erat dengan Artificial Intelligence (AI).
“Penguatan kompetensi mahasiswa sangat penting dalam menghadapi perkembangan teknologi industri yang semakin terintegrasi dengan sistem digital dan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence /AI),” kata Dr. Taufik dalam sambutannya saat membuka kegiatan tersebut.
Ia menambahkan, sinergi nyata antara kampus dan praktisi global menjadi kunci utama agar mahasiswa tidak tertinggal oleh cepatnya laju inovasi.
“Melalui program ini, kami ingin memastikan akselerasi rekayasa perangkat lunak embedded dan mekatronika cerdas dapat dipahami langsung dari praktisi industri, sehingga lulusan siap menjawab tantangan di era agroindustri cerdas,” tutur Dr. Taufik.
Acara ini menghadirkan praktisi lintas negara, Luiz Rizki Ramelan, S.T., M.Eng., M.Sc. Luiz membawa pengalaman lebih dari satu dekade di bidang low-level software engineering, desain embedded systems, dan mekatronika cerdas.
Dalam paparannya di hadapan para peserta, Luiz mengupas peran perangkat lunak tertanam dan firmware dalam rantai produksi agroindustri modern. Ia menjelaskan proses transisi teknologi mulai dari perancangan purwarupa hingga siap diproduksi secara massal.
Mantan Senior Firmware Engineer dan Technology Manager di sejumlah perusahaan multinasional seperti Delta Electronics dan Xnergy Autonomous Power ini juga membedah aspek teknis industri global. Materi mencakup arsitektur sistem multi-core, algoritma kontrol dan proteksi, hingga protokol komunikasi yang aman.
Rangkaian kegiatan Hibah Diaspora Berdampak ini diarahkan UBSI untuk terus mempercepat transfer pengetahuan praktis tingkat internasional kepada sivitas akademika. Kolaborasi semacam ini disiapkan sebagai fondasi berkelanjutan agar mahasiswa memiliki kompetensi teknis yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja masa depan.