BSINews, Purwokerto – Sebagai upaya memperkuat kompetensi talenta digital di wilayah Barlingmascakeb, berbagai institusi pendidikan terus menghadirkan kegiatan kolaboratif yang relevan dengan perkembangan teknologi. Dalam rangka mendukung tujuan tersebut, Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) kampus Purwokerto sukses menyelenggarakan perhelatan akbar di bidang teknologi dan kewirausahaan digital pada Kamis (11/12) di Purwokerto.
UBSI kampus Purwokerto Bekerja sama dengan BPSDMP Komdigi Yogyakarta untuk menggelar dua agenda strategis secara bersamaan, yakni Workshop dan Pelatihan Digital Entrepreneurship Academy (DEA).
Akselerasi Talenta UBSI dalam Penguatan Ekosistem Inovasi Digital
Kegiatan yang bertempat di UBSI kampus Purwokerto ini bertujuan memperkuat ekosistem inovasi digital di wilayah Barlingmascakeb (Banjarnegara, Purbalingga, Banyumas, Cilacap, dan Kebumen). UBSI sebagai Kampus Digital Kreatif, berkomitmen menghadirkan kegiatan edukatif yang relevan dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan industri.
Agenda pertama adalah Pelatihan DEA bertema “Pemasaran Digital dengan AI”. Kegiatan ini diikuti oleh 132 mahasiswa dari tiga perguruan tinggi di Purwokerto, yaitu Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed), Telkom University Purwokerto, dan UBSI kampus Purwokerto. Pada sesi ini, para peserta mendapatkan pembekalan kemampuan praktis terkait pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) untuk mengoptimalkan strategi pemasaran produk di era digital.
Selain itu, secara paralel juga dilaksanakan Workshop bertema “Mendorong Ekosistem Inovasi Kampus Melalui AI untuk Pengembangan Wirausaha Digital”. Forum ini menghadirkan perwakilan LPPM dari tujuh perguruan tinggi di kawasan Barlingmascakeb. Workshop tersebut menjadi ruang diskusi akademisi dalam merumuskan strategi integrasi AI pada kurikulum serta pengembangan program inkubasi bisnis di kampus masing-masing.
Ina Maryani selaku Ketua Program Studi (Kaprodi) Sistem Informasi UBSI kampus Purwokerto, menyampaikan apresiasi atas antusiasme peserta dari berbagai perguruan tinggi dan lembaga.
“Kolaborasi lintas kampus dan instansi pemerintah seperti ini sangat krusial. Dengan menghadirkan 132 mahasiswa dari tiga universitas berbeda dan perwakilan LPPM dari tujuh kampus, kita sedang membangun fondasi ekosistem digital yang kuat di Banyumas,” ujar Ina Maryani dalam keterangan rilis, Kamis (11/12).
“Harapannya, pemanfaatan AI tidak hanya menjadi wacana, tetapi benar-benar diterapkan untuk mencetak wirausaha digital yang tangguh dan inovatif.” tambahnya.
Begitu pula, acara ini semakin lengkap dengan sesi diskusi panel yang menghadirkan narasumber ahli, serta interaksi langsung antara pembicara dan peserta. Sinergi antara UBSI yang dikenal sebagai Kampus Digital Kreatif dan Komdigi diharapkan dapat terus berlanjut guna mendukung percepatan transformasi digital nasional, terutama dalam pengembangan talenta digital di tingkat perguruan tinggi.(Dina Olivia)