“Berbagi Ilmu, Menebar Berkah”: Sinergi Edukasi dan Kepedulian Sosial di Yayasan Al Hamidiyah

0 31

BSINews,  JakartaUniversitas Bina Sarana Informatika (UBSI) kampus Cengkareng sebagai Kampus Digital Kreatif akan menggelar kegiatan Berbagi Sesama Insan bertema “Berbagi Ilmu, Menebar Berkah” di Aula Yayasan Al Hamidiyah pada Sabtu, 7 Maret 2026. Kegiatan ini memadukan Workshop Artificial Intelligence (AI) dengan santunan anak yatim piatu sebagai bentuk sinergi antara edukasi teknologi dan kepedulian sosial.

Sinergi Edukasi dan Kepedulian Sosial di Yayasan Al Hamidiyah

Acara tersebut digagas sebagai respons terhadap perkembangan teknologi yang semakin pesat, yang dinilai perlu diimbangi dengan penguatan nilai empati dan solidaritas. UBSI kampus Cengkareng memandang pendidikan tidak hanya berorientasi pada kecerdasan intelektual, tetapi juga pada pembentukan karakter dan kepedulian terhadap sesama. Melalui kolaborasi edukasi dan aksi sosial ini, kampus berupaya menghadirkan kegiatan yang berdampak luas bagi masyarakat.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan, dilanjutkan Workshop AI interaktif yang memberikan pemahaman mengenai pemanfaatan kecerdasan buatan dalam kehidupan sehari-hari, serta ditutup dengan penyerahan santunan kepada anak yatim piatu. Panitia memastikan kegiatan berlangsung khidmat sekaligus inspiratif bagi seluruh peserta yang hadir.

Kepala Kampus UBSI kampus Cengkareng, Hardiyan, menegaskan bahwa pengabdian kepada masyarakat merupakan bagian dari identitas kampus. “Ilmu yang bermanfaat adalah ilmu yang dibagikan. Kami berharap kegiatan ini menjadi ladang keberkahan sekaligus sarana edukasi yang memberi dampak nyata,” ujarnya.

Baca juga : Mahasiswa UBSI Kampus Pontianak Tunjukkan Kepedulian Sosial Lewat Aksi 1.000 Masker di Tengah Kabut Asap

Melalui kegiatan ini, UBSI kampus Cengkareng memperkuat komitmennya sebagai institusi pendidikan yang adaptif terhadap perkembangan zaman sekaligus peduli terhadap lingkungan sosial. Kombinasi antara workshop teknologi dan santunan sosial menjadi simbol bahwa kemajuan tidak boleh meninggalkan nilai kemanusiaan.

Ke depan, semangat berbagi yang terbangun diharapkan mampu mempererat hubungan antara institusi pendidikan dan masyarakat. Selain itu, kegiatan ini diharapkan menumbuhkan kesadaran kolektif bahwa berbagi ilmu dan berbagi rezeki dapat berjalan berdampingan, sekaligus membangun optimisme dalam menghadapi tantangan era digital. (Alisa)

Leave A Reply

Your email address will not be published.