BSINews, Bekasi – Pada Sabtu, 20 Juli 2024, Universitas BSI (Bina Sarana Informatika) Kampus Cibitung mengadakan acara yang bisa dibilang sebagai jurus jitu untuk masa depan mahasiswa, Bincang Kampus Bersama Orang Tua (BKOT). Tapi jangan salah, acara ini bukan sekadar kumpul-kumpul biasa. BKOT kali ini menyoroti pentingnya sertifikasi sebagai bekal yang nggak bisa ditawar lagi untuk bersaing di dunia kerja. Nah, yuk kita intip lebih dalam tentang keseruan acara ini!
Acara ini bertujuan untuk membuka mata orang tua tentang betapa pentingnya sertifikasi bagi anak-anak mereka. Dalam era persaingan kerja yang super ketat ini, sertifikasi jadi penanda penting bahwa mahasiswa nggak cuma modal ijazah, tapi juga punya kompetensi mumpuni yang diakui secara global. Universitas BSI Kampus Cibitung pun siap jadi partner sejati dalam hal ini!
Universitas BSI Kampus Cibitung punya dua senjata utama dalam urusan sertifikasi Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) dan lembaga bahasa yang menyediakan Sertifikasi TOEFL. LSP BSI memberikan sertifikasi profesional di berbagai bidang, seperti teknologi informasi, manajemen, dan bisnis. Sertifikasi ini nggak cuma diakui secara nasional, tapi juga internasional. Artinya, lulusan Universitas BSI punya peluang emas untuk tampil keren di pasar kerja global.
Tim dari LSP BSI memberikan penjelasan yang super lengkap tentang proses sertifikasi. Mulai dari persyaratan, prosesnya, hingga manfaat yang bisa didapat mahasiswa setelah mengantongi sertifikasi profesional.
Sementara itu, sertifikasi TOEFL dari lembaga bahasa BSI jadi modal utama buat mahasiswa yang bercita-cita melanjutkan studi atau kerja di luar negeri. TOEFL ini penting banget buat mengukur kemampuan berbahasa Inggris mahasiswa. Jadi, siapa bilang jago IT atau manajemen aja cukup? Bisa ngomong Inggris dengan lancar juga nggak kalah penting!
Acara BKOT ini nggak sekadar presentasi satu arah. Orang tua diajak terlibat aktif dalam sesi tanya jawab yang interaktif. Banyak orang tua yang antusias bertanya tentang cara mendaftar sertifikasi, biaya yang dibutuhkan, hingga dukungan apa yang bisa mereka berikan untuk anak-anak mereka selama persiapan sertifikasi.
Pihak Universitas BSI menekankan pentingnya peran orang tua sebagai partner sejati dalam mendukung anak-anak mereka. “Kami Universitas BSI sangat mendukung mahasiswa dalam meraih sertifikasi dengan menyediakan berbagai program pendukung, seperti bimbingan belajar dan simulasi tes,” ujar salah satu perwakilan kampus.
Acara ini memang menekankan pentingnya kolaborasi antara kampus, mahasiswa, dan orang tua. Dengan adanya sertifikasi profesional dan TOEFL, mahasiswa Universitas BSI diharapkan bisa tampil lebih percaya diri di dunia kerja yang semakin kompetitif.
Baca juga: Universitas BSI Kampus Cengkareng Kembali Menggelar Bincang Kampus Bersama Orangtua (BKOT)
Selain itu, acara BKOT juga jadi ajang bagi orang tua untuk lebih dekat dengan dunia perkuliahan anak-anak mereka. Dengan dukungan penuh dari orang tua, mahasiswa akan lebih termotivasi untuk meraih prestasi dan mengembangkan kompetensi mereka.
Secara keseluruhan, BKOT kali ini berhasil memperkuat hubungan antara kampus dan orang tua. Harapannya, acara ini bisa menjadi agenda rutin yang semakin mengukuhkan peran orang tua dalam mendukung pendidikan anak-anak mereka di Universitas BSI.(ACH)