Bincang Kampus, Bangun Masa Depan UBSI Libatkan Orang Tua dalam Pendidikan Mahasiswa
BSINews, Tangerang-Suasana hangat dan penuh makna menyelimuti Aula Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) Kampus Tangerang saat kegiatan Bincang Kampus Orang Tua (BKOT) digelar pada Sabtu pagi, 30 Agustus 2025. Acara yang berlangsung dari pukul 08.00 hingga 12.00 WIB ini menjadi momentum berharga dalam membangun jembatan komunikasi antara pihak kampus dengan orang tua atau wali mahasiswa baru yang akan memulai perkuliahan pada September mendatang.
Baca juga: BKOT Jadi Wadah Awal Perjalanan Akademik Mahasiswa Baru UBSI Kampus Bogor
Sebagai bagian dari komitmen UBSI sebagai Kampus Digital Kreatif, BKOT bukan sekadar forum sosialisasi akademik. Ia hadir sebagai ruang kolaborasi dan keterlibatan aktif orang tua dalam perjalanan pendidikan putra-putri mereka. Dibalut dengan nuansa keakraban namun tetap informatif, kegiatan ini membuktikan bahwa kampus dan keluarga bisa menjadi mitra strategis dalam mencetak generasi unggul.
Dipandu oleh host Anisa Tusya’adah, acara menghadirkan dua narasumber utama dari lingkungan kampus. Ahmad Yani memaparkan secara komprehensif sistem akademik dan kurikulum digital yang diterapkan UBSI, sementara Mulyadi menjelaskan layanan non-akademik serta berbagai program kemahasiswaan yang mendukung pengembangan karakter dan soft skills mahasiswa.
“Kampus tidak bisa bekerja sendiri dalam membimbing mahasiswa. Keterlibatan orang tua menjadi faktor penting yang mendukung proses akademik dan pembentukan karakter. BKOT ini menjadi titik temu yang sangat strategis,” ujar Ahmad Yani dalam keterangan tertulis pada Senin, (1/9).
Yang menarik, BKOT kali ini juga menghadirkan dua sosok inspiratif yakni Dinda Astia Dewi, mahasiswa UBSI yang pernah mengikuti program Pertukaran Mahasiswa Merdeka (PMM) ke Universitas Sriwijaya, dan Veni Martenia, alumni sukses UBSI yang kini dikenal sebagai pemilik brand kuliner Dapur Alazhka. Kehadiran keduanya memberi gambaran nyata tentang bagaimana mahasiswa UBSI mampu berkembang dan berprestasi, baik di jalur akademik maupun dunia wirausaha.
“Waktu saya pertama kali masuk UBSI, saya nggak pernah bayangkan bisa sampai ikut program PMM dan belajar lintas budaya. Tapi UBSI selalu kasih ruang untuk berkembang, asal kita mau ambil kesempatan,” ungkap Dinda Astia Dewi saat membagikan pengalamannya.
Sementara itu, Veni Martenia, sang alumni, berbagi,Salah satunya datang dari Veni Martenia, alumni UBSI yang kini dikenal sebagai pemilik usaha kuliner Dapur Alazhka. Dalam testimoninya, Veni menekankan betapa pentingnya peran kampus dan keluarga dalam proses tumbuh kembang dirinya, baik secara akademik maupun sebagai
“Dukungan dari orang tua dan pembimbing di kampus benar-benar berperan besar dalam perjalanan saya. Saya belajar berwirausaha sejak kuliah dan itu jadi pondasi bisnis saya sampai sekarang,” jelasnya.
Tak hanya itu, forum ini juga membuka sesi diskusi interaktif yang memberi ruang bagi orang tua untuk menyampaikan pertanyaan, tanggapan, dan harapan secara langsung kepada pihak kampus. Inilah yang membuat BKOT menjadi lebih dari sekadar pertemuan melainkan awal dari kemitraan jangka panjang yang dilandasi transparansi dan kepercayaan.
Baca juga: BKOT UBSI Kampus Tangerang Perkuat Kolaborasi dengan Orang Tua Mahasiswa Baru
“Melalui forum ini, kami ingin memastikan bahwa orang tua tidak hanya sebagai penonton, tetapi sebagai mitra aktif dalam mendukung perkembangan mahasiswa,” ujar Mulyadi menutup sesi diskusi dengan penuh semangat.